World Water Forum ke-10: UNDP Luncurkan Alat Pengolahan Air di Sungai Citarum

Written by

in

7cloud.asia – Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) memainkan peran penting dalam mempromosikan solusi air berkelanjutan di World Water Forum ke-10 di Bali.

Di sela gelaran World Water Forum ke-10 di Bali, UNDP meluncurkan alat untuk pengolahan air di Sungai Citarum, Jawa Barat.

“Kami telah menguji coba alat penilaian mandiri dengan perusahaan-perusahaan di sepanjang Citarum, termasuk perusahaan tekstil, di mana kami menerima umpan balik yang positif,” kata Kepala Perwakilan Tetap UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura, sela gelaran World Water Forum ke-10 di Bali, Selasa (21/5/2024).

Norimasa menjelaskan, di Indonesia upaya UNDP mencerminkan pendekatan terpadu dalam mengatasi tantangan akses terhadap air berkualitas.

Melalui kemitraan dengan Uni Eropa dan Pemerintah Indonesia, UNDP mempromosikan Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia.

Baca: Tiga agenda utama World Water Forum ke-10 di Bali

Hal ini terutama difokuskan pada pengelolaan air yang bertanggung jawab dalam industri yang beroperasi di sepanjang Sungai Citarum yang merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat, Indonesia.

“Kami berharap alat ini akan diadopsi oleh lebih banyak bisnis untuk menstandarisasi dan memperkuat upaya mereka dalam mencegah dan mengurangi risiko pencemaran air, di Indonesia dan di luar negeri,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa komitmen UNDP terhadap keamanan air juga mencakup 170 negara lainnya.

UNDP berupaya untuk mendorong kemajuan menuju akses yang adil terhadap air bersih dan pengelolaan air yang berkelanjutan untuk semua dengan melibatkan digitalisasi, inovasi, dan berbagai mekanisme pembiayaan.

Portofolio air global UNDP yang luas juga mencerminkan dedikasinya dalam bekerja berdampingan dengan pemerintah dan mitra untuk mengatasi tantangan air di berbagai sektor.

Baca: Selain World Water Forum juga ada People Water Forum

Tantangan itu termasuk perubahan iklim, energi, dan pertumbuhan inklusif.

Agensi tersebut bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah, komunitas, dan mitra untuk menerapkan solusi berbasis data dan mendorong tata kelola inklusif untuk kesejahteraan bersama.

Penasehat Teknis Senior Global Air UNDP, Mary M. Matthews menekankan bahwa air adalah kunci untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Air, mnurutnya, mencakup keseluruhan aspek masyarakat dan tidak ada manusia yang pernah hidup tanpanya.

”Kita harus mengakui air sebagai sumber daya alam yang vital dan bekerja sama untuk secara menyeluruh mengatasi isu-isu air di semua sektor,” katanya.

Baca: World Water Forum tegaskan akses air bersih adalah hak asasi manusia

 

Ia menambahkan, UNDP berkomitmen untuk berbagi praktik terbaik dan saling belajar untuk keamanan dan kesejahteraan air.

”Dan saya yakin Indonesia memiliki banyak pelajaran berharga untuk dibagikan,” imbuhnya.

World Water Forum ke-10 menyediakan platform unik bagi UNDP untuk berbagi keahliannya, mendorong kolaborasi, dan mengadvokasi air sebagai pilar fundamental kesejahteraan bersama.

Sebagai integrator global untuk tata kelola air, UNDP berdedikasi untuk membangun masa depan yang aman air bagi semua.

Sumber: Antaranews,com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *