7cloud.asia – Kegiatan Peoples Water Forum (PWF) yang rencananya diselenggarakan di Bali pada 21-23 Mei 2024 dibubarkan oleh massa Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) pada Senin, 20 Mei 2024.
Puluhan orang anggota ormas ini juga melakukan rangkaian intimidasi, kekerasan dan teror pada panitia penyelenggara dan warga yang hadir di acara Peoples Water Forum
Peoples Water Forum adalah agenda masyarakat sipil dari berbagai negara yang dilakukan untuk merespon agenda World Water Forum ke 10 yang juga diselenggarakan di Bali.
Forum ini ditujukan sebagai ruang untuk mengkritisi privatisasi air, dan mendorong pengelolaan air untuk kesejahteraan rakyat.
Agenda Peoples Water Forum di Bali menghadirkan perwakilan organisasi masyarakat sipil dan perwakilan Lembaga HAM Negara salah satunya Komnas HAM.
Baca: World Water Forum ke-10 resmi dibuka
Dilansir di laman resminya thepeopleswaterforum.org, People’s Water Forum merupakan gerakan keadilan air.
Masyarakat sipil dari seluruh dunia akan berkumpul di People’s Water Forum 2024 di Bali, Indonesia pada tanggal 21-23 Mei.
People’s Water Forum diselenggarakan untuk menantang gambaran korporasi mengenai tata kelola air global di WWF, mengkonsolidasikan jaringan global gerakan keadilan air.
People’s Water Forum juga memperjuangkan alternatif air publik dan komunitas yang benar-benar dapat mewujudkan keadilan air bagi semua.
People’s Water Forum menilai agenda World Water Forum mengancam kontrol demokratis atas air dan akses yang adil bagi masyarakat akar rumput.
Baca: Ini yang akan dilakukan Indonesia di World Water Forum ke-10
Petani kecil, masyarakat pedesaan, masyarakat miskin perkotaan dan kelompok masyarakat yang terpinggirkan dan rentan lainnya sering tidak dilibatkan.
Ancaman-ancaman ini semakin mengerikan dalam konteks dunia yang sedang berjuang untuk keluar dari dampak buruk bencana alam Pandemi Covid-19 di tengah kekacauan iklim, krisis ekonomi dan konflik yang semakin meluas.
Terkait penyelenggaraan People’s Water Forum di Bali ini, penyelenggara mengundang Komnas HAM untuk memberikan sambutan pada Hari Selasa, 21 Mei 2024.
Sebelumnya, pada tanggal 19 Mei, Ketua Komnas HAM telah menyetujui untuk hadir pada forum tersebut.
Sayangnya, Pada tanggal 21 Mei 2024, Ketua Komnas HAM melalui staf pribadinya secara mendadak menyampaikan bahwa dia tidak dapat hadir.
Baca: Akses air bersih adalah hak asasi manusia
Ketua Komnas HAM meminta untuk mengisi forum dengan format luring atau melalui aplikasi zoom.
Panitia penyelenggara sangat mengharapkan kedatangan Komnas HAM, terlebih dalam kondisi ruang kegiatan saat ini yang sedang diteror dan dikepung oleh Ormas PGN yang tetap meminta acara dibubarkan.
Permintaan dan sikap dari Ketua Komnas HAM ini sangat disayangkan mengingat posisi Komnas HAM yang seharusnya menjadi pihak paling depan dalam melakukan komunikasi dengan Ormas terkait juga Negara.
Karena itu warga negara pendukung agenda the People’s Water Forum dengan ini mendesak dan meminta Komnas HAM selaku lembaga negara untuk:
1. Memberikan perhatian dan segera memastikan agenda the People’s Water Forum di Bali tidak dibatasi dan dibubarkan;
2. Melakukan komunikasi dan upaya advokasi untuk memastikan bahwa warga dan panitia penyelenggara tidak mendapatkan intimidasi, kekerasan dan teror yang berulang.

Leave a Reply