BPS: Inflasi April 2024 Sebesar 0,25 Persen, Bawang Merah Penyumbang Terbesar

Written by

in

7cloud.asia – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2024 sebesar 0,25 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).

“Terjadi peningkatan IHK dari 106,13 pada Maret 2024 menjadi 106,40 pada April 2024,” ucap Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Kamis (2/5/2024).

Sementara itu, inflasi tahunan mencapai 3 persen (year-on-year/yoy) dan inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,19 persen (year-to-date/ytd).

Amalia menyatakan bawang merah menjadi komoditas pangan dengan tingkat inflasi bulanan tertinggi, yakni sebesar 30,75 persen month-to-month (mtm) pada April 2024 karena persediaan yang menurun di beberapa wilayah.

Baca Juga: Harga Bawang Merah Sentuh Rp70.000/Kilogram, Ini Penjelasan Satgas Pangan Polri

“Inflasi ini adalah yang tertinggi selama periode Januari 2021 sampai April 2024 untuk bawang merah,” ujarnya.

Ia menyampaikan, produksi bawang merah terganggu akibat curah hujan sangat tinggi di sentra produksi bawang merah, seperti Brebes, Cirebon, Kendal, Demak, Grobogan dan Pati.

Bawang merah merupakan satu dari enam komoditas pangan dengan andil inflasi tertinggi selama bulan April, dengan andil terhadap inflasi bulanan sebesar 0,14 persen,lalu.

Selain bawang merah, BPS juga mencatat sejumlah komoditas lain yang juga menyumbang inflasi, seperti tomat yang menyumbang inflasi bulanan sebesar 0,04 persen.

Baca Juga: Bulog Perkirakan Harga Beras Tak Akan Kembali ke Harga Semula

Sementara itu, tekanan inflasi bawang putih sudah mulai melandai dengan tingkat inflasi sebesar 5,51 persen mtm dan andil terhadap inflasi April 2024 sebesar 0,02 persen, seiring dengan realisasi impor yang meningkat pada Maret 2024.

Amalia mengatakan bahwa tekanan inflasi komoditas daging ayam ras juga menurun dengan tingkat inflasi sebesar 0,84 persen mtm dan menyumbangkan inflasi bulanan sebesar 0,01 persen.

“Tekanan inflasi daging ayam ras juga berkurang sejalan dengan naiknya produksi komoditas tersebut serta peningkatan produksi jagung pipilan kering pada Maret dan April 2024,” katanya.

Dua komoditas pangan lain yang turut mengalami inflasi selama April 2024 adalah ikan segar dan minyak goreng dengan andil terhadap inflasi bulanan masing-masing sebesar 0,02 persen dan 0,01 persen.

Baca Juga: DPR: Lonjakan Harga Pangan Harusnya Diantisipasi dengan Pendekatan Jangka Panjang

BPS mencatat bahwa inflasi bulanan pada April 2024 mencapai 0,25 persen mtm dengan tingkat inflasi tahunan sebesar 3 persen year-on-year (yoy) dan inflasi tahun kalender sebesar 1,19 persen year-to-date (ytd).

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *