7cloud.asia – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat dan sekitarnya, Sabtu (27/4/2024) malam mengakibatkan sejumlah orang terluka dan puluhan bangunan rusak.
Getaran akibat gempa dirasakan di sejumlah wilayah, seperti Tasikmalaya, Sukabumi, Bogor hingga Serpong.
Sebanyak 2 warga Kecamatan Pameungpeuk dilaporkan terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan gempa.
Baca Juga: BRIN Lakukan Pemetaan Sesar di Pulau Jawa: Sejumlah Kota Ini Rawan Terdampak Gempa
Gempa juga mengakibatkan bangunan Rumah Sakit Pameungpeuk dan sejumlah rumah warga di Kecamatan Cilawu Garut juga mengalami kerusakan.
Dua warga Pameungpeuk yang mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa material rumah.
Informasi sementara, gempa bumi juga memicu kerusakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,5 di Laut Jawa, Guncangannya Terasa Hingga ke Kalimantan
Sejumlah bangunan rumah di sekitar Dayeuh Manggung, Cilawu juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Meski belum ada laporan secara resmi, akan tetapi foto dan video sudah diterima.
Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut masih melakukan pendataan, dan belum berikan laporan resmi dampak gempa bumi 6,5 magnitudo yang sempat membuat warga panik berhamburan keluar rumah.
Baca Juga: Indonesia Masuk Negara yang Paling Sering Dilanda Gempa, Tapi Literasi Masyarakat Masih Rendah
Hasil analisa BMKG menunjukkan, episenter gempa terletak pada koordinat 6.83 LS dan 107.00 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 kilometer timur laut Kota Sukabumi pada kedalaman 5 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar cugenang,” ujar Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto dalam keterangannya, Sabtu (27/4/2024).

Leave a Reply