Kantor ICW dan Lokataru Foundation Didemo, Upaya Membungkam Kelompok yang Mengritisi Pelaksanaan Pemilu 2024?

Written by

in

7cloud.asia – Pada hari ini, Senin (26/2/2024) pihak Indonesia Corruption Watch (ICW) mendapat kabar kantor mereka akan didemonstrasi oleh massa yang menamakan diri sebagai Forum Masyarakat Pemuda Mahasiswa Timur Cinta NKRI.

Selain kantor ICW, massa juga akan menggelar aksi di Kantor Lokataru Foundation, di Tebet Jakarta Selatan.    

Adapun, tema yang diangkat oleh para demonstran adalah menyikapi masalah rasisme terhadap masyarakat Indonesia Timur khususnya Papua.

Mereka mengancam akan melaporkan ICW dan Lokataru Foundation terkait masalah rasisme di Papua tersebut ke Komnas HAM dan mabes Polri. 

Baca: ICW dan KontraS sebut Pemilu 2024 merupakan yang terburuk sejak era Reformasi

Berdasarkan informasi yang diperoleh ICW jumlah massa demonstran mencapai 1000 orang dan dikabarkan akan tiba pada pukul 9.00 waktu Indonesia Barat (WIB). Namun hingga siang ini, massa demonstran belum tiba di lokasi.

Kepada 7cloud.asia, Wana Alamsyah dari ICW mengatakan, saat ini kantor ICW telah dijaga oleh kepolisian dengan jumlah lebih dari 150 personil. 

Personil polisi ini ditugaskan untuk mengamankan dua kantor ICW yang dua-duanya berada di Jakarta Selatan. 

Polisi juga telah mendirikan tenda penjagaan di Rumah Belajar milik ICW yang selama memang terbuka untuk umum. 

Baca: Dugaan kecurangan di Pilpres 2024 akan dibawa ke MK

Melalui sambungan telepon Wana mengatakan, pihaknya menghormati aspirasi para demonstran untuk mengungkapkan pendapatnya. Namun, pihak ICW mengaku bingung karena isu HAM yang diusung para demonstran kurang relevan.

“Terus terang kami bingung, kami tidak pernah membahas atau menyinggung masalah Papua. Belum ada investigasi kasus korupsi di Papua yang dilakukan ICW,” ujar Wana. 

Karena itu, jika memang nanti para demonstran benar-benar datang, ICW akan menerima mereka dan menampung aspirasi mereka.

Seperti diinformasikan sebelumnya, ICW bersuara kritis terhadap penyelenggaran Pemilu 2024. Bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) ICW menilai pelaksanaan Pemilu 2024 sebagai pemilu terburuk di era reformasi. 

Baca: Jusuf Kalla dan Hidayat Nur Wahid sebut hak angket untuk usut kecurangan Pilpres 2024 dijamin konstitusi 

Atas dasar fakta ini, Wana menduga aksi demonstrasi ke ICW dan Lokataru merupakan bagian dari upaya terstruktur guna membungkam kelompok yang selama bersikap kritis terhadap penyelenggaraan Pilpres 2024.

Sebelumnya, Forum Masyarakat Pemuda Mahasiswa Indonesia Timur Cinta NKRI juga telah tiga kali menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Dilansir Tempo.co unjuk rasa itu dibenarkan oleh Ketua YLBHI Muhammad Isnur.

“Ini adalah massa yang sama dengan demonstran di dua demonstrasi sebelumnya. Mereka ini sudah tiga kali demonstrasi,” kata Isnur saat dikonfirmasi Tempo, Kamis (22/2/2024). 

Baca: Forum komunikasi purnawirawan desak Jokowi dimakzulkan

 

Saat ditanya siapa sosok dibalik unjuk rasa itu, Isnur belum dalam memastikan.

Namun, dia menyatakan bahwa para demonstran diduga merupakan sosok yang sama dengan pelaku intimidasi dan kekerasan terhadap rapat konsolidasi mahasiswa di Universitas Trilogi pada 3 Februari 2024.

Kelompok ini juga yang melakukan intimidasi terhadap demonstrasi mahasiswa di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 13 Februari lalu.

Kegiatan mahasiswa itu mengkritik pemilu curang dan mendorong pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *