Foto: RS Paru Sidarwangi
7cloud.asia – Memasuki usia 50 tahun, perempuan diminta untuk lebih memperhatikan kesehatan jantungnya.
Pasalnya, memasuki usia 50 tahun kesehatan jantung perempuan lebih berpotensi mengalami berbagai jenis gangguan
Ditulis laman New York Post, Selasa (20/2/2024), penyakit kardiovaskular atau jantung menjadi penyebab utama kematian pada perempuan di New York, Amerika Serikat .
Data ini berdasarkan temuan ahli jantung Northwell Health dan ahli medis relawan American Heart Association Dr. Stacey Rosen, yang berbasis di New York.
Rosen mengatakan hampir 45 persen pasiennya yang berusia di atas 20 tahun mengidap penyakit kardiovaskular.
Baca: Stres sejak kecil berpotensi memicu gangguan jantung
Rosen juga melihat ada faktor risiko penyakit jantung yang berhubungan dengan jenis kelamin, tarmasuk riwayat menstruasi dan adverse pregnancy outcome (APO) atau kehamilan dengan luaran buruk.
“Faktor risiko spesifik jenis kelamin lainnya termasuk kecemasan dan depresi, peningkatan risiko akibat pengobatan tertentu untuk kanker payudara, dan kondisi reumatologi,” kata Rosen.
Faktor risiko utama peningkatan risiko penyakit kardiovaskular bagi perempuan berusia 50 tahun ke atas dimulai sejak menopause karena penurunan kadar hormon estrogen.
Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi juga sering meningkat seiring bertambahnya usia.
Kepala petugas medis WebMD dan berbasis di Washington, DC, John Whyte mengatakan risiko diabetes juga meningkat seiring bertambahnya usia
Baca: Olahraga berlebihan bisa memicu serangan jantung
Kondisi ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan penyakit jantung, seperti halnya faktor kesehatan lainnya seperti obesitas, merokok, dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.
“Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kondisi penyakit penyerta lainnya,” kata Whyte menambahkan.
Ia menyebut, perempuan seringkali mengalami gejala penyakit jantung yang berbeda dibandingkan laki-laki.
Alih-alih mengalami nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri, perempuan mungkin akan merasakan kelelahan yang tidak biasa atau ekstrem, sesak napas, pusing, mual, dan gangguan pencernaan.
Mayoritas penyakit kardiovaskular dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup, peningkatan kesadaran dan pendidikan.
Baca: Malas bergerak tak bagus untuk kesehatan jantung
Mulailah konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin, mineral, serat dan antioksidan, biji-bijian utuh untuk serat dan nutrisi, protein tanpa lemak.
Nutrisi ini bisa berasal dari daging ikan dan unggas, kacang-kacangan dan biji-bijian untuk lemak sehat, kacang-kacangan untuk serat dan protein, dan kopi dan teh untuk antioksidan.
Di antara makanan yang harus dihindari adalah lemak jenuh dan lemak trans, yang ditemukan dalam daging merah, mentega, keju, dan makanan olahan, kata para ahli.
Menghindari kelebihan garam juga akan membantu menghindari tekanan darah tinggi, sementara membatasi makanan dan minuman manis akan membantu mencegah obesitas dan diabetes.
Selain menjaga asupan makanan, perempuan di atas 50 tahun juga dianjurkan beraktivitas fisik secara teratur, yaitu setidaknya 150 menit aktivitas aerobik sedang atau 75 menit aktivitas berat setiap minggu.
Sumber: Antaranws.com
Leave a Reply