7cloud.asia – Dari hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, Paslon nomor urut 2 Prabowo Gibran untuk sementara memimpin perolehan suara.
Meski pelaksanaan Pemilu 2024, khususnya Pilpres mendapat banyak sorotan karena kecurangan yang masif ditemukan, pasangan Prabowo-Gibran kemungkinan akan dilantik menjadi.
Ada beberapa isu krusial yang membayangi pasangan Prabowo-Gibran sejak masa pendaftaran hingga penghitungan suara saat ini. Sebut saja pelanggaran HAM dan manipulasi undang-undang untuk meloloskan Gibran menjadi cawapres.
Tim dari The Conversation mencatat ada setidaknya 7 isu krusial yang membayangi pasangan ini jika benar-benar memimpin Indonesia.
Dalam tulisan terdahulu, kita telah mengupas tentang harapan penegakan hukum dan HAM yang makin menipis, kali ini kita akan membahas tentang pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN.
Baca: Harapan penegakan HAM bakal pupus di bawah Prabowo-Gibran
Terpilihnya Prabowo-Gibran berarti proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan terus berlanjut sesuai rencana.
Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara, berargumen akan sulit untuk bisa menjalankan ambisi ini dari sisi pembiayaan, paling tidak di tahun pertama pemerintahan.
Dengan banyaknya program-program kampanye Prabowo-Gibran yang membutuhkan pendanaan besar–termasuk program makan siang dan internet gratis
Dua program ini kerap jadi bahan diskusi, di mana ruang gerak fiskal mereka akan sangat terbatas.
“Masih ada beban dari utang yang diwariskan oleh pemerintahan Jokowi dan bunga utangnya juga sangat besar, itu membuat ruang fiskal semakin sempit,” terang Bhima.
Baca: Pasangan AMIN dan Ganjar-Mahfud tunggu hasil penghitungan resmi KPU
Menurutnya, Prabowo harus bisa melakukan prioritas kebijakan di tengah janji-janji ambisiusnya.
Apalagi, proyek IKN diperkirakan akan menelan investasi sebesar Rp466 triliun, dengan pembiayaan dari APBN sekitar 19 persen dari total kebutuhan dana.
Akan sulit mengandalkan pembiayaan utang di tengah kondisi global seperti sekarang, yang membuat tren pembelian surat utang pemerintah terganggu dan investor di negara-negara maju berhati-hati untuk berinvestasi.
“Sementara kalau menggeser dari anggaran-anggaran bantuan sosial dan pendidikan, khawatir malah mengganggu kinerja dari output lainnya yang sebenarnya sama-sama penting,” tambahnya.
Baca: PDI Perjuangan kumpulkan bukti kecurangan Pilpres 2024
Sementara itu, kandidat doktor dari Global Development Institute University of Manchester di Inggris, Sandy Nofyanza menyoroti kelestarian.
Ia mengatakan proyek IKN akan berdampak pada kelangsungan hutan konservasi di Taman Hutan Raya Bukit Suharto, Hutan Lindung Sungai Wain, dan hutan tanaman industri di wilayah timur Kalimantan.
Akibatnya, tutupan hutan akan berkurang dan emisi karbon akan bertambah. Ini belum dihitung dengan risiko kehilangan keanekaragaman hayati karena pengurangan tutupan tersebut.
“Kalau deforestasi di (hutan tanaman) sama pemerintah mungkin tidak dihitung. Namun, kalau data-data global jika angka tutupan hutan berkurang pasti akan terhitung,” kata dia.
Baca: THN Pasangan AMIN temukan 9 jenis kecurangan
Artikel ini telah terbit di The Conversation, penulis Ahmad Nurhasim (Health + Science Editor), Anggi M. Lubis (Business + Economy Editor), Hayu Rahmitasari (Education & Culture Editor), Nurul Fitri Ramadhani (Politics + Society Editor), Robby Irfany Maqoma (Environment Editor)

Leave a Reply