7cloud.asia – Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto blak-blakan soal rencana Presiden Jokowi terkait Pemilu 2024.
Andi Widjajanto adalah mantan Gubernur Lemhannas dan merupakan “orang Jokowi” sejak 2014.
Andi Widjajanto pernah menjadi Deputi Tim Transisi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) setelah Pilpres 2014. Andi juga pernah menjabat Sekretaris Kabinet.
Dalam podcast bertajuk Political Show CNN Indonesia yang dirilis Jumat (9/2/2024) malam ia mengungkap tiga hal yang pernah disampaikan Presiden Jokowi kepadanya terkait Pemilu 2024.
Baca: Aktivis perempuan tolak penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Jokowi
Kepada host Rivana Putri, Andi Widjajnto bercerita dua hari sebelum Putra Jokowi, Gibran Rakabuming dideklarasikan sebagai cawapres Prabowo, ia dan beberapa orang lain dipanggil oleh Jokowi.
Kepada semua yang hadir saat itu, Jokowi menyampaikan tiga hal penting terkait Pemilu 2024.
Pertama, Prabowo-Gibran akan menang, lalu PSI akan masuk parlemen, dan ketiga suara PDIP akan turun di Pemilu 2024.
“Kira-kira, Prabowo pasti menang, lalu PSI akan masuk parlemen, lalu yang nomor 3 suara PDI Perjuangan akan turun. Itu yang dinyatakan oleh Pak Jokowi, jadi di situ kemudian Pak Jokowi mengatakan ‘kalian hebat kalau nanti bisa mengalahkan saya’,” kata Andi menirukan ucapan Jokowi saat itu.
Baca: Prihatin dengan kondisi demokrasi saat ini, aktivis Jogja gelar aksi jalan mundur
Andi Widjajanto mengaku tidak terlalu mempermasalahkan pernyataan Jokowi soal Prabowo akan menang dan PSI masuk parlemen.
Namun, ia mempermasalahkan pernyataan ketiga Jokowi yakni soal suara PDIP akan turun.
“Saya nomor satunya Prabowo menang saya enggak terlalu masalah, serius saya enggak terlalu masalah. PSI masuk parlemen saya juga nggak terlalu masalah. Tapi ketika Pak Jokowi mengatakan suara PDI Perjuangan turun, di situ saya masalah,” katanya.
Menurut Andi, pernyataan itu bermasalah lantaran Jokowi masih berstatus kader PDIP. Andi mengaku hanya diam saat mendengar pernyataan Jokowi itu.
Baca: Aksi mahasiswa tuntut pemakzulan Jokowi
“Saya mengatakan, loh Bapak masih kader, dalam hati ya, bapak masih kader kenapa kemudian membuat rencana untuk menurunkan suara partai sendiri,” ujarnya
“Saya diam saja, mendengar, selesai, saya pulang cenderung tidak mengatakan apa-apa,” imbuh Andi.
Pernyataan Jokowi inilah menurut Andi Widjajanto yang membuatnya untuk mengambil jalan berbeda.
Ditanya apa yang membuat Jokowi berubah, karena alasan personal dan bukan alasan idologis ataupun kebijakan.

Leave a Reply