Aksi Mogok di Hollywood Berlanjut, Rilis Film Besar Tertunda

Written by

in

7cloud.asia – Aksi mogok yang dilakukan oleh sejumlah aktor dan penulis naskah di Hollywood menyebabkan tertundanya syuting sejumlah film.

Pemogokan ini telah membuat beberapa studio film di Hollywood  kalang kabut dalam menyelesaikan pembuatan film terbaru mereka dan mengubah jadwal perilisan film lainnya.

Walau demikian, aksi mogok aktor Hollywood ini tak menghalangi penggemar film untuk tetap dapat menyaksikan film-film besar tahun 2024 ini.

Pembuatan beberapa film besar Hollywood seperti “Joker: Folie à Deux,” “Gladiator 2,” dan bagian pertama dari dua bagian film “Wicked” hampir rampung.

Sementara perilisan film “Deadpool 3” dan sekuel the “Beetlejuice” masih dalam tahap penggarapan, seperti dirilis VOA Indonesia.

Baca: Serikat aktor Hollywood mogok

Itu adalah film-film besar di mana studio film sebenarnya sudah menetapkan tanggal perilisannya.

Akibat aksimogok,kini mereka harus mendapatkan kembali semua aktornya, memulai produksi kembali, dan berupaya menyelesaikan tahap akhir pembuatan film.

“Jadi akan banyak perubahan jadwal perilisan film tahun 2024.” ujar penulis naskah film AP, Lindsey Bahr menjelaskan.

Salah satu film bahkan batal dirilis tahun ini, yaitu serial film Mission Impossible yang menampilkan Ethan Hunt dan timnya.

Lindsey menambahkan,”Saya kira, kerugian finansial terbesar 2024 sejauh ini adalah mereka kehilangan “Mission Impossible: Dead Reckoning Part 2.”

Baca: Mengikis seksisme dari dunia film nasional

Namun film “Mission Impossible: Dead Reckoning, Part 1” juga tidak mengalami kesuksesan besar, sebagian dikarenakan film tersebut bersaing dengan perilisan film ‘Barbie’ dan film ‘Oppenheimer’.”

Hasil pendapatan dari perilisan film “Barbie” dan “Oppenheimer” di seluruh dunia mampu menghasilkan lebih dari dua miliar dollar.

Dalam perayaan 20 tahun “Wicked” digelar di Broadway, komposer pertunjukan musikal Broadway itu, Stephen Schwartz mengungkapkan alasan mengapa versi layar lebar itu akan dibuat menjadi dua bagian.

“Kami memiliki banyak kisah yang ingin kami ceritakan dan beberapa hal yang kami ingin lakukan, yang tidak dapat kami lakukan di atas panggung Broadway,” jelasnya.

Baca: Daftar lengkap pemenang FFI 2023

Aktris Cynthia Erivo yang pernah meraih Penghargaan Tony, berperan sebagai Elphaba, si penyihir hijau.

Erivo mengatakan, “Saya dapat menceritakan kisah tersebut dan sekaligus menyanyikannya dengan penuh perasaan pada saat bersamaan. Dan itu sangat luar biasa.”

Mungkin tujuan terbesar yang ingin dicapai rumah produksi tahun ini adalah kembalinya film-film box office. Sejak tahun 2019, penghasilan film box office belum melampaui angka 11 miliar dollar.

Film besar lainnya yang dapat dinantikan penggemar film tahun ini adalah “Furiosa: A Mad Max Saga,” “Dune: Part Two,” “Challengers,” dan prekuel “A Quiet Place. 

Sumber: VOA Indonesia

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *