Banjir di Aceh Selatan Sudah Lebih Seminggu, Ratusan Orang Mengungsi

Written by

in

7cloud.asia – Sudah seminggu lebih, sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan terendam banjir. Ketinggian air berkisar antara 30 hingga 40 sentimeter.

Menurut kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas banjir tersebut akibat curah hujan intensitas tinggi sehingga menyebabkan 256 jiwa mengungsi.

“Kondisi terakhir air masih mengenangi pemukiman warga. Petugas juga masih melakukan pemantauan pendataan dan pelaporan di lokasi banjir,” ujar Ilyas seperti yang dilansir Antaranews pada Rabu (22/11/2023).

Selanjutnya Ilyas menjelaskan banjir  di Aceh Selatan mulai terjadi pada Rabu (15/11/2023).

Baca: Banjir satu meter lebih di aceh selatan satu balita tewas

Kemudian curah hujan yang tinggi di kabupaten tetangga membuat banjir di Aceh Selatan ini meluas.

“Banjir akibat meluapnya Sungai Lee Soraya wilayah Sultan Daulat, Kota Subulussalam sehingga terjadi banjir kiriman ke wilayah Aceh Selatan, dengan ketinggian air 30-40 centimeter,” ungkap Ilyas.

Hingga kini, berdasarkan data dari BPBA, 10 kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Trumon Timur sebanyak dua gampong, Trumon Tengah empat gampong, Trumon dua gampong, dan Sawang sebanyak tiga gampong.

Selain itu, banjir juga terjadi  Kecamatan Kluet Timur sebanyak tiga gampong, Kluet Tengah 10 gampong,

Baca: Hujan deras banjir di Aceh Utara meluas

Kota Bahagia 10 gampong, Bakongan dua gampong, Bakongan Timur satu gampong, Pasie Raja juga satu gampong.

Akibatnya sebanyak 13.531 jiwa dalam 3.796 kepala keluarga (KK) terdampak. Petugas BPBD Aceh Selatan masih terus melakukan pendataan.

Banjir selama seminggu lebih ini mengakibatkan banyak penduduk yang mengungsi.

Sebanyak 256 jiwa di Trumon Tengah Gampong Lhok Raya terdapat dua lokasi yakni Kompi Brimob sebanyak 140 jiwa dalam 39 KK dan shelter Lhok Raya sebanyak enam jiwa dalam dua KK.

Baca: Perubahan iklim membuat banjir makin sering terjadi

Sementara Gampong Cot Bayu satu titik di rumah tetangga sebanyak 20 jiwa dalam 10 KK dan shalter Cot Bayu sebanyak 90 jiwa dalam 30 KK.

Sebelumnya diberitakan, banjir di Aceh Selatan ini merenggut nyawa seorang balita usai 2 tahun yang terseret arus banjir.

“BPBD Kabupaten Aceh Selatan terus melakukan pemantauan, berkoordinasi dengan tim lapangan dan membuat laporan,” katanya.

Reporter: Nurakhmayani

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *