7cloud.asia – Lembaga survei Charta Politika Indonesia, Senin (6/11/2023) merilis hasil survei terbarunya soal elektabilitas tiga pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilpres 2023.
Survei yang dilakukan pada 26-31 Oktober 2023 ini menunjukkan elektabilitas pasangan Ganjar dan Mahfud MD masih unggul dibanding dua pasangan lainnya.
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengungkapkan, elektabilitas Ganjar dan Mahfud MD tercatat sebesar 36,8 persen, sementara Prabowo-Gibran 34,7 persen dan pasangan Anies-Cak Imin 24,3 persen.
Baca: Beda cara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto tangani kemiskinan
Simulasi tiga pasangan Adapun elektabilitas Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran bersaing ketat dalam simulasi tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden.
“(Elektabilitas) tidak terlalu jauh berbeda, Ganjar-Mahfud ada di angka 36,8 persen, Prabowo Subianto-Gibran di angka 34,7 persen,” kata Yunarto dalam konferensi pers, Senin (6/11/2023) yang dipantau dari akun YouTube resmi Charta Politica Indonesia.
Menurut Yunarto, selisih 2,1 persen antara Ganjar dan Mahfud MD dengan Prabowo-Gibran itu berada sedikit di atas margin of error 2 persen pada survei ini.
Baca: Bahaya dinasti politik pada demokrasi
Namun, jika jika diadu dengan skema head to head pasangan Ganjar dan Mahfud MD kalah dibanding Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Namun jika diadu head to head, pasangan Ganjar dan Mahfud MD kalah tertinggal 2,9 persen dibanding pasangan Prabowo-Gibran. Pasangan Ganjar dan Mahfud MD meraih 40,6 persen sedangkan Prabowo-Gibran meraih 43,5 persen.
“(Elektabilitas) Prabowo-Gibran dengan pasangan Ganjar dan Mahfud MD ada di angka 43,5 persen melawan 40,6 persen, jadi selisih 2,9 persen,” kata Yunarto
Baca: Mengapa dinasti politik Jokowi disoal
Sementara, Prabowo-Gibran unggul cukup telak dibandingkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam simulasi dua nama, yakni 50,3 persen berbanding 29 persen.
“(Elektabilitas) Pak Prabowo-Gibran dengan Anies-Cak Imin ada di angka 50 lawan 29, ada selisih sekitar 20 persen,” kata Yunarto
Sementara itu, Ganjar dan Mahfud MD tercatat unggul ketimbang Anies-Muhaimin jika keduanya berhadapan, dengan elektabilitas 45,5 persen dan 34,4 persen.
Baca: Kaum muda di Pemilu 2024 ada yang mewarisi previlese dan yang berjuang di atas kaki sendiri
Berselisih cukup jauh di bawah keduanya, elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ada di angka 24,3 persen.
Sisanya, ada 4,3 persen responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Adapun survei ini dilaksanakan pada 26-31 Oktober dengan melakukan wawancara kepada 2.400 orang responden dari 38 provinsi se-Indonesia.
Survei ini memiliki margin of error lebih kurang 2,0 persen.
Baca: Menunggu putusan MKMK, akankah pengaruhi pendaftaran capres/cawapres

Leave a Reply