Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Written by

in

7cloud.asia – Masalah lingkungan terbesar yang dihadapi planet Bumi adalah hilangnya keanekaragaman hayati yang semakin cepat. 

Pertumbuhan populasi dan konsumsi manusia dalam 50 tahun terakhir telah memicu perdagangan global dan urbanisasi yang mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati.

Hilangnya keanekaragaman hayati ini dikarenakan manusia menggunakan lebih banyak sumber daya lingkungan daripada yang dapat diperoleh secara alami.

Baca: Masalah lingkungan terbesar: pemanasan global

Hilangnya keanekaragaman hayati akibat kerusakan lingkungan antara lain disebutkan dalam laporan organisasi lingkungan dunia, WWF yang diterbitkan baru-baru ini.

WWF menemukan bahwa jumlah populasi mamalia, ikan, burung, reptil, dan amfibi telah mengalami penurunan rata-rata sebesar 68% antara tahun 1970 dan 2016.

Laporan tersebut mengaitkan hilangnya keanekaragaman hayati ini dengan berbagai faktor, terutama faktor lahan yakni perubahan pemanfaatan lahan.

Baca: Masalah lingkungan terbesar sering diipicu oleh kebijakan yang salah

Hilangnya keanekaragaman hayati, khususnya disebabkan konversi habitat, seperti hutan, padang rumput, dan bakau, menjadi sistem pertanian atau perkebunan.

Hewan seperti trenggiling, hiu, dan kuda laut sangat terkena dampak perdagangan satwa liar ilegal, dan trenggiling menjadi sangat terancam punah karenanya.

Lebih luas, analisis terbaru menemukan bahwa kepunahan massal satwa liar keenam di Bumi semakin cepat.

Baca: Masalah lingkungan terbesar dipicu limbah makanan

Lebih dari 500 spesies hewan darat berada di ambang kepunahan dan kemungkinan besar akan hilang dalam waktu 20 tahun; jumlah yang sama hilang sepanjang abad terakhir.

Para ilmuwan mengatakan bahwa tanpa perusakan alam oleh manusia, laju kerusakan ini akan memakan waktu ribuan tahun.

Membaca fakta ini mungkin bisa menyadarkan kita betapa cara kita mengonsumsi sangat berpengaruh pada kondisi lingkungan, termasuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati.

Baca: Perkebunan monokultur jadi penyebab utama deforestasi

Sumber: earth.org

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *