Konferensi SDGs Undip Ungkap Perlunya Peran Serta Semua Pihak untuk Wujudkan Tujuan Berkelanjutan

Written by

in

7cloud.asia – Implementasi prinsip tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGS) diperlukan adanya partisipasi dan keterlibatan, baik dari perumus kebijakan, pelaku usaha dan para filantropis.

Dari sisi pemerintahan dan parlemen diperlukan adanya penetapan indikator dalam setiap target, pengembangan kebijakan, regulasi dan penyelarasan program terkait SDGs.

Dari sisi pengambil kebijakan ini  juga dibutuhkan penyiapan data dan informasi, diseminasi, komunikasi dan advokasi, monev serta pendanaan untuk tercapainya SDGs.

Baca: Naik angkutan termasuk mendukung pencapaian SDGs

Sedangkan dari para filantropis dan pelaku bisnis diperlukan adanya advokasi pelaku usaha demi terimplementasinya SDGs. 

Pelaku usaha juga butuh untuk fasilitas program serta peningkatan kapasitas serta dukungan pendanaan untuk implementasi SDGs.

Dari sisi akademisi atau perguruan tinggi, termasuk Universitas Diponegoro (Undip) dukungan untuk program SDGs antara lain dalam rangka peningkatan kapasitas.

Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

Untuk itu dibutuhkan kegiatan lokakarya instrumentasi dan kegiatan standarisasi pengukuran implementasi SDGs di Jawa Tengah, sebagai pemantau dan evaluasi serta riset kebijakan.

Untuk hal itulah, Undip menyelenggarakan kegiatan International Conference on Sustainability and Governance (ICSG) The 8th Sustainability Practitioner Conference (SPC) pada Kamis (19/10/2023).

Koferensi SDGs yang diselenggarakan secara daring ini mengusung tema Sustainable Performance and Business Resilience: Navigating the Path to Success.

Baca: Ekonomi biru untuk wujudkan ekonomi berkelanjutan

Konferensi tentang SDGs ini antara lain mendatangkan Prof Faisal, pakar Sustainability Accounting dari Undip, Prof Mohamad Nasir selaku Board of Commissioner of BSI (Bank Syariah Indonesia); Prof Khaleed Hussaeiny selaku Professor of Accounting, University of Portsmouth;

Dalam konferensi SDGs ini coba dirumuskan solusi untuk menjawab masalah yang muncul di tengah lingkungan yang berkembang pesat saat ini.

Lewat konferensi ke-8 yang dihelat Undip ini, diharapkan para pelaku usaha bisa menemukan ide atau gagasan untuk implementasi SDGs.

Baca: Nasib nelayan makin terpinggirkan, ekonomi biru makin mendesak

Sehingga pelaku usaha bisa mencapai kinerja berkelanjutan sekaligus menciptakan ketahanan terhadap tantangan yang sebelumnya tidak  diantisipasi.

Pada International Conference yang berlangsung secara hybrid ini, Haruni Krisnawati Staf Ahli KLHK mengatakan SDGs sudah tak bisa ditunda. 

Sumarno Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah juga menyampaikan keterlibatan Ormas dan Media juga dibutuhkan dalam tahapan diseminasi dan advokasi pada masyarakat.

Baca: Perdagangan karbon dukung ekonomi hijau

“Media juga berperan dalam membangun pemahaman publik tentang pentingnya SDGs, sekaligus untuk memonitor pelaksanaan program untuk mewujudkan SDGs,” ujar Sumarno.

Sementara, organisiasi masyarakat dalam implementasi SDGs ini berperan dalam memfasilitasi pelaksanaan program di lapangan.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *