7cloud.asia – Nyeri pinggang adalah keluhan yang jamak dilontarkan mereka yang banyak menghabiskan waktunya di belakang meja.
Nah, buat Anda yang kerap merasakan nyeri pinggang ini harus waspada. Pasalnya nyeri pinggang bisa menjadi indikasi atau pertanada sejumlah penyakit.
Koordinator Bidang Ilmiah Ikatan Ahli Urologi Indonesia Dr Lukman Hakim, Sp.U(K), MARS, Ph.D mengatakan, nyeri di pinggang bisa jadi pertanda ada penyakit kanker ginjal, batu ginjal atau bahkan encok.
Namun, nyeri pinggang seperti apa yang menyebabkan sejumlah penyakit itu sulit dibedakan. Karena keluhannya hampir sama.
Baca: Ini bahayanya jika sering duduk terlalu lama
Walau begitu, Lukman mengatakan, ada satu nyeri spesifik yang dipastikan bukan disebabkan tumor di ginjal, batu ginjal ataupun batu di uretra-saluran yang berfungsi mengeluarkan urine dari dalam tubuh-,yakni nyeri menjalar.
“Nyeri dari perut sebelah kanan depan menjalar menuju ke pinggang kanan belakang atau sebelah kiri, biasanya bukan nyeri karena tumor ginjal atau nyeri karena batu ginjal atau batu di uretra,” ujar dia dalam diskusi media bertema “Mengenal Kanker Ginjal” yang digelar daring, Rabu (20/9/2023)
Dilansir Antaranews.com, Lukman mengatakan untuk memastikan penyebab nyeri di pinggang, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan salah satunya ultrasonografi atau USG untuk melihat ada apa di pinggang termasuk ginjal.
Keluhan nyeri pinggang pada kasus kanker ginjal biasanya muncul saat stadiumnya 3, sementara pada stadium awal yakni 1 dan 2 biasanya jarang atau terkadang tidak memberikan gejala apapun.
Baca: Kiat berolahraga di tempat dengan polusi udara
“Jadi ginjal itu letaknya di pinggang kanan dan kiri. Ada dua ginjal. Kalau ada benjolan dan cukup besar, maka keluhan pertama yang dikeluhkan pasien mungkin nyeri (di pinggang),” jelas Lukman.
Lukman yang menjabat sebagai Kepala Staf Medik Urologi Rumah Sakit Universitas Airlangga itu kemudian mengatakan, selain nyeri pinggang, gejala kanker pada ginjal yakni urine berwarna merah.
Ini karena kanker merupakan benjolan yang rapuh dan mudah berdarah, sehingga darah akan mengalir ke saluran kencing dan dikeluarkan sebagai kencing yang berwarna merah atau kencing darah.
Selanjutnya, apabila kanker sudah masuk stadium 4 atau sudah menyebar ke organ tubuh lain maka keluhan pasien akan tergantung pada organ yang terkena.
Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan
Semisal pada paru, keluhan yang bisa muncul seperti batuk-batuk atau batuk darah.
“Begitu dicek lengkap ternyata di paru banyak benjolan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lengkap ternyata ditemukan ada tumor ganas atau kanker di ginjalnya namun sudah sampai pada stadium 4 dan menyebar ke paru,” jelas Lukman.
Lalu, apabila kanker menyebar ke otak, bisa memunculkan gejala berupa kejang-kejang atau penurunan kesadaran.
Sementara bila sudah mencapai tulang maka nyeri atau pegal-pegal pada tulang merupakan contoh keluhan yang dapat dirasakan pasien.

Leave a Reply