7cloud.asia – Selamat sore sahabat 7cloud.asia. Hari ini kita akan kembali berbincang tentang slow living.
Tepatnya, bagaimana detoks digital bisa menjadi awal bagi kita untuk menyisipkan sesi slow living dalam keseharian.
Mengapa detoks digital ini penting dalam slow living? Dilansir vanillapapers.id, slow living bisa diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari dengan mengubah pola pikir dan membuat perubahan kecil namun konsisten.
Baca: Membuat jurnal manifestasi, cara lain menerapkan slow living
Detoks digital merupakan perubahan kecil yang bisa lakukan, tetapi kita akan merasakan manfaat yang cukup besar, terutama bagi mereka yang ingin menerapkan konsep slow living.
Banyak dari kita mengeluh tak punya waktu, tak hanya untuk bisa ngopi bareng kawan tapi juga untuk diri sendiri. Ke mana sebenarnya seluruh waktu kita pergi?
Tanpa sadar, banyak dari kita yang menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, seperti berjam-jam medsosan atau menonton berbagai acara di televisi.
Baca: Meditasi terpandu juga jadi cara menjalani konsep slow living
Sepenggal detoks digital dalam harimu, akan menghasilkan lebih banyak waktu untuk hal-hal (dan orang-orang) yang benar-benar penting.
Jadi mulai sekarang coba kurangi dan batasi waktumu untuk berselancar di dunia maya. Dan jangan kaget, jika tiba-tiba merasakan berjam-jam waktu luang yang ada di harimu.
Tapi, detoks digital ini mungkin terasa mustahil untuk mereka yang sudah telanjur kecanduan ponsel cerdas.
Baca: Mendekat dengan alam juga cara jalankan slow living
Untuk itu, detoks digital ini bisa dilakukan secara bertahap. Kamu bisa mulai detoksifikasi digital ini dengan ‘menyingkirkan’ gadget kamu di malam hari.
Wawalnya kamu bisa memulainya 1 jam sebelum tidur. Lalu secara perlahan masa bebas gadget ini bisa ditambah, sehingga kamu benar-benar terlepas dari gadget dalam waktu yang lebih panjang.
“Bahkan dengan detoks digital selama satu jam, Anda akan terkejut melihat betapa hebat dampak yang dimunculkannya,” tulis vanillapaper.id.
Baca: Slow living adalah mengenali orang-orang dan lingkungan sekitar
Jadi selamat mencoba untuk melakukan detoks digital yang merenda kisah sukses dengan slow living.

Leave a Reply