Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik 1000 Meter

Written by

in

7cloud.asia – Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 1000 meter. Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi kurang 3 menit 28 detik.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi membenarkan erupsi tersebut. “Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1000 meter diatas puncak gunung atau sekitar 1.157 meter di permukaan laut dengan durasi kurang lebih tiga menit dua detik,” jelas Andi seperti yang dikutip dari Antaranews.

Selanjutnya ia memaparkan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya laut.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Maroko

Pengamatan kegempaan 2 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 22-50 mm dan lama gempa 58-208 detik.

Selain itu terjadi 2 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 22-50 mm, S-P 4-9 detik dengan durasi gempa 1,1-1,8 detik.

Kemudian terjadi 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 3-35 mm, dominan 7 mm.

Dengan kondisi seperti ini, Andi mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius lima kilometer.

Baca Juga: Meski Stok Beras Aman Pemerintah Putuskan Impor Beras, Ini Alasannya

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga. Dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer,” urainya.

Sebelumnya, gunung yang berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan ini mengalami erupsi pada Minggu (10/09/2023) pada pukul 12.36 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1000 meter.

Kolom abu gunung yang memiliki posisi geografis di Latitude -6.102°LU, Longitude 105.423°BT dan memiliki ketinggian 157 mdpl tersebut, teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur laut.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 70 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 52 detik.

Baca Juga: Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan, Kabupaten Penajam Paser Utara Dinyatakan Darurat El Nino

Erupsi ini bukan yang pertama kalinya. Selama bulan Juni 2023, Gunung Anak Krakatau telah erupsi sebanyak 6 kali dengan ketinggian kolom abu bervariasi.

Pada Kamis (20/07/2023) pukul 08.52 WIB, erupsi terjadi kembali dan melontarkan abu vulkanik setinggi 2000 meter. Terekam di seismogram amplitudo maksimum kala itu 61 milimeter dan durasi lebih kurang 3 menit 2 detik.

Reporter: Nurakhmayani

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *