7cloud.asia – Dampak kemarau panjang imbas El Nino juga dirasakan warga Bogor, Jawa Barat yang alami kekeringan.
Beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor mengalami kekeringan hingga sulit mendapatkan air bersih.
Anggota DPR Adian Napitupulu, mendesak pemerintah untuk dapat segera mengatasi kekeringan yang dialami warga Bogor ini.
Ia meminta Bupati Bogor, Gubernur Jawa Barat, Menteri PUPR, Menteri
Sosial, dan Presiden Joko Widodo, untuk segera membantu warga yang alami kekeringan.
Adian juga mendesak pemerintah membangun dan mempersiapkan infrastruktur air bersih bagi rakyat.
Baca: Dampak El Nino, wraga Bandung Barat kesulitan air bersih
“Agar mereka tidak mencuci, meminum air yang tidak berstandar kesehatan bagi manusia,” ujar Adian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (3/8/2023).
Adian menjelaskan dirinya sudah berkeliling ke lebih dari tiga puluh desa dalam tiga pekan terakhir dari Kecamatan Rumpin, Cariung hingga Jonggol, Jawa Barat.
Di wilayah tersebut menurut Adian, warga mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih. Kondisi ini sebagai dampak dari fenomena El Nino yang mengakibatkan kemarau panjang.
Baca: Fenomena EL Nino dekati puncak warga diminta antisipasi kekeringan
“Saya terakhir melakukan pengecekan di Desa Sukasirna, Jonggol. Di sana, para
warganya juga mengalami kesulitan air bersih,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini.
Lebih jauh Adian menjelaskan masalah kekeringan di Bogor ini seharusnya dapat
segera diselesaikan. Sebab jarak Bogor ke Istana Merdeka hanya 90 kilometer dan 87 kilometer dari Gedung DPR.
“Saya berharap dengan jarak yang sangat dekat itu, negara bisa bertindak dengan cepat. Kami tunggu kehadirannya dan perbaikan infrastrukturnya,” ujarnya.
Baca: Pemerintah siapkan dana Rp 8 Triliun atasi dampak el nino
Dilansir Antaranews, sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyatakan kekeringan menerjang empat Kecamatan pada Selasa (29/8/2023) dan Rabu (30/8/2023).
Daerah terdampak kekeringan adalah Desa Tapos Kecamatan Tenjo Pada Selasa
(29/8/2023), Desa Mekarwangi Kecamatan Cariu, Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, dan Desa Cipambuan Kecamatan Babakan Madang pada Rabu (30/8/2023).
Bencana kekeringan ini berdampak langsung ke warga. Di Kecamatan Tenjo,
sebanyak 437 kepala keluarga atau 926 jiwa yang terdampak.
Baca: Sejumlah daerah alami kekeringan imbas El Nino
Sedangkan di Kecamatan Cariu, Kecamatan Jasinga dan Kecamatan Babakan Madang, terdapat 1.174 kepala keluarga atau 4.408 jiwa yang terdampak kekeringan tersebut.
Untuk mengatasi masalah air bersih, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan 10.000 liter air ke Kecamatan Tenjo dan 40.000 liter air untuk Kecamatan Cariu, Kecamatan Jasinga dan Kecamatan Babakan Madang.
Selain itu, BNPB mengimbau kepada warga terdampak kekeringan dan sekitarnya
agar mengurangi pemakaian air yang berlebihan serta mengatur pemakaian air yang masih ada.
Jika kekeringan masih berlanjut dan pasokan air bersih semakin menipis,
warga dapat segera melapor kepada pihak yang berwenang.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply