Mulai Jalani Slow Living Sekarang dan Rasakan Sederet Manfaat Ini

Written by

in

7cloud.asia – Menjalani hidup secara lebih perlahan atau slow living kini sedang dilirik banyak orang di negara maju. 

Berbeda dengan gaya hidup yang serba cepat, slow living memiliki beberapa perbedaan baik dalam cara menjalani hidup, mengonsumsi makanan, memilih pakaian maupun dalam menjalin relasi.

Dalam menjalani hidup, slow living memprioritaskan kualitas dan lebih  menikmati saat ini, daripada terburu-buru dari satu tugas ke tugas lainnya. 

Slow living juga sangat mementingkan perhatian, selalu berusaha hadir pada saat ini dengan mencurahkan segala pikiran, perasaannya pada yang terjadi saat ini. 

Baca: Lelah dengan dunia yang sibuk, turunkan pace kamu dengan slow living 

Dalam hal mengonsumi, slow living mempromosikan pendekatan konsumsi yang lebih sadar dan fokus pada kualitas daripada kuantitas.

Slow living berarti meluangkan waktu untuk menghargai hal-hal yang sudah dimiliki daripada terus-menerus mencari lebih banyak barang baru lainnya.

Dalam hal relasi, slow living menekankan pentingnya keterhubungan dengan diri sendiri dan orang lain. Ini bisa termasuk menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai, terhubung dengan alam, terhubung hobi dan minat. 

Intinya, slow living menawarkan pendekatan hidup yang lebih seimbang dan disengaja, berfokus pada perawatan diri, perhatian penuh, dan koneksi, daripada produktivitas dan konsumsi.

Baca: Slow living bukan berarti bermalas-malasan

Ada beberapa manfaat yang bisa dipetik dengan menjalani slow living, berikut beberapa di antaranya sebagaimana dikutip dari prettyslow.life: 

1. Mengurangi stres dan kecemasan

Dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri, fokus pada saat ini dan menurunkan kecepatan dapat menumbuhkan rasa tenang dan relaksasi.

2. Kesehatan mental

Slow living menekankan perhatian dan perawatan diri. Dengan merawat diri sendiri, terlibat dalam aktivitas yang membawa kegembiraan, dan menumbuhkan tujuan, individu dapat mengalami kebahagiaan, kepuasan, dan kesejahteraan yang lebih besar.

Baca: Mengapa orang makin melirik frugal living

3. Kesehatan fisik 

Slow living mengurangi risiko penyakit kronis, meningkatkan kualitas tidur, dan meningkatkan kebugaran fisik. Ini karena slow living mendorong kebiasaan sehat, seperti olahraga teratur dan diet seimbang.

4. Hubungan yang lebih kuat

Slow living menekankan koneksi dan interaksi sosial membantu memperkuat hubungan dengan orang yang dicintai sehingga dapat menumbuhkan rasa memiliki dan dukungan.

5. Peningkatan kreativitas

Slow living memungkinkan lebih banyak waktu dan ruang untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mengejar semangat kreatif. Dengan terlibat dalam kegiatan seperti menulis, melukis, atau musik, individu dapat mengalami rasa kepuasan dan tujuan yang lebih besar.

Baca: Dunia kian sibuk, orang cari kedamaian lewat gaya hidup minimalis 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *