7cloud.asia – Partai Amanat Nasional atau PAN belum menetapkan pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden yang akan didukung pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Pengumuman resmi akan disampaikan dalam beberapa pekan ke depan. Namun, sejauh ini, PAN berharap agar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir dapat berpasangan di Pilpres 2024
PAN tidak mau mengalami kekalahan untuk ketiga kalinya. Karena itu, calon yang akan didukung PAN adalah calon yang akan diprediksi dapat memenangi Pilpres 2024.
Baca: Internal PAN cenderung dukung pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir
PAN juga terus menjalin komunikasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang sudah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres untuk Pilpres 2024.
PAN meyakini, jika Ganjar Pranowo dan Erick berpasangan, maka akan terbangun ikatan nasionalis, agamis, dan kemodernan di Pilpres 2024
Menurut Viva, ada beberapa pertimbangan PAN dalam menentukan kerja sama politik atau koalisi di Pilpres 2024. Pertama, PAN akan berkoalisi dengan partai pemerintah dalam rangka melanjutkan program pembangunan nasional saat ini.
Baca: PAN inisiasi Birukan Langit Indonesia Stage
Di sisi lain, PAN tidak akan mencederai hubungan perkawanan dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagaimana diketahui, PKB telah menjalin kerja sama politik dengan Gerindra.
Bagi PAN, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Partai Gerindra dekat dengan PAN. PAN dan Gerindra juga pernah berkoalisi dua kali di Pilpres 2014 dan 2019, tetapi tidak berhasil.
“PAN yang membiru dan PKB yang menghijau adalah perpaduan kekuatan politik yang sinergis dan saling menguatkan untuk rancang bangun kebangsaan. Soal siapa yang akan dipilih oleh Pak Prabowo menjadi pendampingnya, ya, kami serahkan kepada keputusan Pak Prabowo,” ucap Viva.
Baca: 6 nama dikaji untuk menjadi cawapres pendamping Ganjar Pranowo
Sementara itu, PAN juga terus menjalin komunikasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang sudah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres untuk Pilpres 2024.
Viva mengungkapkan, sewaktu PAN silaturahmi ke kantor PDI-P, awal Juni 2023 lalu, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri sempat mengatakan bahwa bakal cawapres dari Ganjar akan didiskusikan secara musyawarah dan gotong royong.
”Artinya bahwa semua partai politik yang melakukan kerja sama atau koalisi pendukung Mas Ganjar akan membicarakan secara kolektif,” ujar Viva.
Baca: Ganjar Pranowo ingin Cawapres yang mendampinginya berjiwa muda
Berpasangan dengan Erick
Meskipun sampai saat ini PAN belum menetapkan pasangan bakal capres-cawapres yang didukung secara resmi, PAN berharap agar Ganjar dapat berpasangan dengan Erick Thohir.
”Dengan komposisi ini, akan terbangun pasangan ideal untuk dapat memenangkan Pilpres 2024,” kata Viva.
Viva meyakini, jika Ganjar Pranowo dan Erick berpasangan, maka akan terbangun ikatan nasionalis, agamis, dan kemodernan. Ikatan ini sebagai perwujudan dari kondisi sosio-kultural masyarakat Indonesia yang majemuk dan beragam, serta religius.
Baca: PPP ingin Sandiaga Uno dampingi Ganjar Pranowo
Ia juga menyebut, pasangan ini memiliki visi, kapasitas, kompetensi, dan pengalaman sebagai seorang birokrat dan teknokrat. Dengan demikian, dalam bekerja nantinya, mereka tidak akan memulai semuanya dari nol pengalaman.
Selain itu, ikatan kerja sama politik ini akan memperbesar basis konstituen yang telah memiliki preferensi pilihan terhadap figur di pilpres. Penggabungan basis sosial ini akan memberi peluang besar dalam menambah suara.
”Nanti akan kita ikuti bagaimana proses politik para calon presiden dalam mencari pasangannya. Karena saat ini semuanya belum ada yang berpasang-pasangan. Masih ada waktu karena pintu KPU (Komisi Pemilihan Umum) akan dibuka nanti 19 Oktober 2023,” ucap Viva.
Sumber: Kompas

Leave a Reply