7cloud.asia – Kita sudah lama tahu tanaman memainkan peran penting dalam menyerap karbon dan gas polutan lainnya dan mengolahnya menjadi oksigen.
Dengan cara ini tanaman bisa memurnikan atmosfer dan mengurangi polusi udara.
Peran tanaman dalam menyerap polusi udara ini berkat fotosintesis, proses respirasi, dan tahap akhir dekomposisi yaitu mineralisasi yang dilakukannya.
Karbon yang dikandung dalam tanaman merupakan hasil keseimbangan antara karbon yang difiksasi oleh fotosintesis dan karbon yang dilepaskan di atmosfer melalui respirasi. Dengan cara ini, tanaman bisa menahan kenaikan suhu bumi.
Selain itu tanaman juga bisa meredam kebisingan di kawasan perkotaan dan industri. Jadi tak heran jika banyak kalangan yang menyarankan untuk menanam tanaman guna menciptakan lingkungan yang lebih asri dan udara yang lebih bersih.
Baca: Tanaman yang diyakini bisa membawa keberuntungan
Jika kamu tertarik untuk menanam tanaman untuk mengurangi polusi udara di sekitarmua, berikut sejumlah tanaman yang diketahui efektif menyerap gas polutan:
1. Lidah Buaya
Tanaman lidah buaya selama ini dikenal baik untuk mengobati luka akibat sengatan matahari ataupun kondisi kulit sensitif. Gel di dalam lidah buaya mengandung anti bakteri alami yang dikemas dengan vitamin.
Selain itu, tanaman ini juga bertindak sebagai pembersih udara alami dan mengurangi bahan kimia beracun termasuk formaldehida dan benzena.
2. Dracaena
Tanaman dracaena telah terbukti menjadi salah satu penyaring udara yang paling efektif. Dracaena dapat menghilangkan formaldehida, benzena, trikloroetilen, dan karbon dioksida yang semuanya bisa memicu masalah kesehatan.
Tanaman dracaena juga cenderung meningkatkan kelembapan ruangan yang pada gilirannya membantu mengendalikan gangguan pernapasan.
Baca: Ramah lingkungan tak hanya soal suka tanaman
3. Tanaman Karet
Tanaman karet dapat meningkatkan produksi udara bersih karena permukaan daunnya yang besar bertindak sebagai spons dan menyerap bahan kimia keras kemudian memecahnya menjadi udara yang lebih ramah lingkungan.
Tanaman ini telah terbukti menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen yang baik untuk kesehatan.
4. Lady’s Mantle
tanaman Lady’s mantle memiliki daun berbulu yang pada akhirnya mengurangi tingkat nitrogen dioksida (NO2) di udara dan juga menjebak partikel berbahaya.
Itulah sebabnya mengapa tanaman lady’s mantle merupakan pilihan ideal lainnya untuk membersihkan udara di sekitar kita.
Baca: Ilmuwan AS gunakan tanaman dan jamur untuk bersihkan polusi lahan
5. Peace Lily
Tanaman peace lily dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan hingga 60 persen. Tumbuhan ini menyerap spora kapang yang biasanya muncul dari debu di dalamnya.
Tanaman ini dapat mengurangi tingkat spora jamur dengan menyerapnya sebagai makanan. Tanaman peace lily juga dapat bermanfaat di area dengan kelembapan tinggi, seperti misalnya di kamar mandi berkat kemampuannya mencegah jamur.
6. Pakis Boston
Selain menjadi filter udara alami, tanaman Pakis Boston dapat mengembalikan kelembapan alami ke udara. Faktanya, tanaman ini terbukti efektif untuk orang dengan kulit kering atau hidung atau tenggorokan yang sensitif pada udara lembap.
Baca: Ini akibatnya jika keanekaragaman hayati musnah
7. Spider Plant
Spider plant adalah antioksidan alami karena secara efektif menghilangkan amonia, benzena, formaldehida, dan xilena yang merupakan bahan kimia keras yang muncul dari produk pembersih dan furniture.
Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan dengan cepat meningkatkan kualitas udara sehingga baik ditempatkan di dalam ruangan.
8. Tanaman Ivy
Tanaman ini memiliki daun dengan permukaan yang besar sehingga memberikan peranan pada pemurnian udara.
Tanaman Ivy dapat memompa oksigen dalam jumlah yang baik ke atmosfer sehingga bisa menyegarkan udara.

Leave a Reply