7cloud.asia – Sejak ditemukan seabad silam, plastik menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.
Plastik digunakan untuk beragam hal seperti botol kemasan, pembungkus makanan, peralatan kebutuhan rumah tangga, peralatan otomotif, wadah penyimpanan, dan berbagai kegunaan lainnya.
Namun, di balik segudang manfaatnya plastik punya dampak negatif. Ini karena plastik butuh waktu ratusan tahun untuk bisa terurai. Sehingga limbah plastik yang dibuang sembarangan juga mengancam keseimbangan ekosistem sungai dan laut.
Limbah plastik yang dibuang sembarangan dapat menghambat intensitas resapan air ke dalam tanah.
Alasan inilah yang mendorong dilakukan kampanye besar-besaran untuk meninggalkan plastik sekali pakai dan mengurangi sebanyak mungkin penggunaan plastik, seiring dengan kampanye untuk mendaur ulang plastik.
Baca: Cara Coldplay agar turnya ramah lingkungan
Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana mengenali bahwa plastik yang kita gunakan bisa didaur ulang atau tidak. Untuk menjawab pertanyaan ini, adalah dengan mengenali simbol-simbol daur ulang yang biasa disematkan produsen dalam produk plastik yang mereka hasilkan.
Simbol tersebut biasanya berbentuk segitiga dengan angka di dalamnya dan terletak di bagian bawah kemasan plastik. Simbol itu sangat penting untuk mengenali keamanan dan apakah jenis plastik tersebut dapat didaur ulang atau tidak.
Beberapa simbol plastik daur ulang yang perlu kita ketahui:
- PETE (1)
Jenis plastik ini hanya bisa digunakan sekali pakai. Tidak disarankan untuk menggunakan berulang kali, terutama mengisinya dengan air hangat karena lapisan polimer dan zat karsinogenik pada plastik dapat larut atau lepas dan menyebabkan kanker pada organ tubuh manusia.
Sebisa mungkin hindari menggunakan plastik jenis ini, karena menggunakannya berarti kamu akan menambah beban bagi lingkungan.
Baca: 5 syarat agar sebuah produk masuk kategori ramah lingkungan
- HDPE (2)
Simbol ini digunakan untuk sebuah plastic yang terbuat dari high desity polyethylene yang biasanya digunakan untuk gallon air minum, botol shampo, dan plastik kemasan tebal lainnya.
Jenis plastik ini termasuk golongan plastik yang cukup aman digunakan berulang kali karena paling sering didaur ulang dengan nilai ekonomi dan proses daur ulang yand sederhana.
Kamu juga bisa mengumpulkan plastik jenis ini dan memberikannya kepada pemulung untuk didaur ulang.
- PVC (3)
Barang-barang plastik yang terbuat dari plastik polyvinyl chloride ini sering juga disebut dengan “plastik beracun” karena mengandung berbagai macam bahan kimia beracun yang dapat larut dan berbahaya bagi kesehatan.
Sehingga perlu dihindari menggunakan jenis plastik ini untuk kemasan makanan dan minuman.
Baca: Aksi lima anak muda asal Bandung ini layak ditiru
- LDPE (4)
Jenis plastik ini terbuat dari bahan low density polyethylene yang bersifat elastis, memiliki daya tahan yang lama dan dapat digunakan untuk berulang kali. Biasanya terdapat pada kantong plastik (kresek), kantong plastik sampah, tas belanja, hingga bungkus makanan.
- PP (5)
Simbol ini digunakan untuk plastik yang terbuat dari polypropylene. Barang plastik dengan simbol ini baik digunakan sebagai tempat makanan maupun minuman karena terbuat dari polypropylene yang sangat kuat dan cukup aman digunakan meski pada suhu yang panas.
- PS (6)
Plastik jenis ini terbuat dari polystyrene yang banyak digunakan sebagai tempat makan syrofoam, tempat telur, sendok/garpu plastik, foam packaging hingga bahan bangunan (bahan flooring). Plastik ini dapat mengeluarkan styrene yang merupakan zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker.
- Other (7)
Penggunaan jenis plastik ini untuk makanan atau minuman sangat berbahaya karena bisa menghasilkan racun Bisphenol-A (BPA) yang bisa menimbulkan kerusakan pada beberapa organ dan menggangu hormone tubuh. Simbol ini biasanya digunakan pada plastic untuk botol minum bayi, botol minum olahraga, smartphone cases, dan compact disk.
Baca: Tips mudik yang ramah lingkungan
Itu adalah simbol dan jenis plastik yang perlu diketahui sebelum menggunakannya. Hati-hati ya saat menggunakan kemasan plastik pada makanan/minuman anda. Yuk bersama-sama memulai untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai demi bumi dan lingkungan yang lebih sehat.
Guna mengurangi dampak negatif dari limbah plastik yang berlebihan, kini muncul berbagai upaya untuk melakukan daur ulang (recycling). Limbah plastik diolah kembali menjadi bahan baru yang bisa digunakan lagi.
Ketimbang membuat barang baru, daur ulang plastik akan mengurangi sampah dan polusi, mengurangi penggunaan bahan baku yang diambil dari alam, mengurangi kebutuhan energi dan emisi gas rumah kaca
Sumber:

Leave a Reply