Iran Tuntut AS Tarik Pasukan dari Teluk Persia untuk Akhiri Perang

Written by

in

7cloud.asia – Iran menuntut agar Amerika Serikat (AS) memberikan kompensasi atas kerusakan dan menarik diri dari kawasan Teluk Persia untuk mengakhiri perang dengan AS dan Israel.

Hal ini disampaikan anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, pada Sabtu (14/3/2026).

Rezaei mengatakan, Iran hanya akan mempertimbangkan untuk mengakhiri perang jika, pertama, Teheran menerima kompensasi dari AS untuk semua kerusakan.

Dan kedua, kami mendapatkan jaminan keamanan 100 persen di masa depan, yang mustahil tanpa penarikan militer AS dari kawasan Teluk Persia.

Baca: Iran ungkap syarat untuk akhiri perang dengan AS-Israel

“Dengan demikian, syarat kedua adalah penarikan AS dari Teluk Persia,” kata Rezaei kepada stasiun televisi Iran SNN.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, Kamis (12/3/2026), menyerukan kepada negara-negara Timur Tengah untuk menutup pangkalan AS di wilayah mereka dan menuntut ganti rugi.

Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran menanggapi serangan brutal itu dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Baca: Serangan AS-Israel ke Iran memicu bencana lingkungan

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan “preemptif” mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dirasakan dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat penggantian kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal pada hari pertama operasi militer AS-Israel.

Namun, suksesi pemerintahan Republik Islam Iran berjalan mulus dengan Motjaba Khamenei dipilih untuk meneruskan kepemimpinan Iran.

Sumber: Antaranews.com/Sputnik-RIA Novosti

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *