Sekjen PBB Kecam Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh Tentara AS

Written by

in

7cloud.asia – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres sangat prihatin atas eskalasi terbaru di Venezuela, yang memuncak dengan aksi militer Amerika Serikat di negara tersebut

Dalam pernyataan yang dirilis di laman resmi PBB, Guterres menyebut kejadian ini berpotensi menimbulkan implikasi yang mengkhawatirkan bagi kawasan.

Terlepas dari situasi di Venezuela, perkembangan ini (penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh militer AS) merupakan sebuah preseden yang berbahaya.

Sekretaris Jenderal PBB terus menekankan pentingnya penghormatan penuh—oleh semua pihak—terhadap hukum internasional, termasuk Piagam PBB. Ia sangat khawatir bahwa kaidah-kaidah hukum internasional tidak dihormati.

Guterres menyerukan kepada semua pihak di Venezuela untuk terlibat dalam dialog yang inklusif, dengan penghormatan penuh terhadap hak asasi manusia dan supremasi hukum.

Sementara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores, kini berada di atas sebuah kapal yang sedang menuju New York.

“Saat ini, mereka berada di sebuah kapal. Mereka akan menuju, pada akhirnya, New York dan kemudian akan diambil keputusan. Saya kira, antara New York dan Miami atau Florida,” kata Trump kepada para wartawan pada Sabtu (3/1/2026)

Dilansir Sputnik, Trump menambahkan bahwa bukti yang sangat kuat terkait narkoba seperti yang dituduhakan pemerintah AS terhadap dirinya akan dipaparkan di pengadilan.

“Maduro dan (Cilia) Flores telah didakwa di Distrik Selatan New York oleh Jay Clayton atas kampanye narkoterorisme mematikan mereka terhadap Amerika Serikat dan warga negaranya,” ujar Trump.

Sementara itu, Trump, melalui unggahannya di platform Truth Social miliknya, merilis sebuah foto yang menampilkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap dan berada dalam tahanan AS di atas kapal perang USS Iwo Jima.

Maduro terlihat mengenakan setelah olahraga dengan matanya ditutup menggunakan penutup mata dan headphone terpasang di telinganya.

Tampaknya hal itu dimaksudkan untuk mencegah Maduro mengetahui lokasi keberadaannya atau memahami apa yang sedang terjadi di sekitarnya.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *