7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah dan perairan Indonesia pada Kamis (19/12/2025) hingga Jumat (19/12/2025) dinihari.
Dalam akun instagram resminya, BMKG mendeteksi adanya Siklon Bakung yang telah tumbuh dari dari bibit siklon 91S pada 12 Desember lalu.
Saat ini Siklon Tropis Bakung berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung dan akan menurun dalam 24 jam kedepan.
Kemudian BMKG mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 93S yang terbentuk mulai 11 Desember lalu. Saat ini bibit siklon tersebut berada di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur.
Baca: Beberaapa Kali Melanda Indonesia, Begini Proses Terjadinya Siklon Tropis
Dalam 24 jam kedepan bibit siklon 93S berpeluang tinggi untuk berubah menjadi Siklon Tropis.
Selanjutnya bibit Siklon Tropis 95S yang mulai terbentuk pada 15 Desember. Saat ini bibit siklon tersebut terpantau berada di sekitar wilayah Laut Arafura Selatan Kepulauan Aru, Maluku.
Sistem bibit siklon ini memiliki peluang rendah untuk tumbuh menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam kedepan.
Dengan kondisi seperti ini, BMKG mengeleuarkan peringatan dini berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua Selatan.
Baca: Siklon Tropis Bakung Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat
Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi pula mengguyur wilayah Maluku bagian selatan dan tenggara.
BMKG juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah Jawa Timur, Yogyakarta, Pesisir selatan Jawa Barat, Pesisir selatan Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi angin kencang.
Selain itu, BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah, Samudera Hindia Selatan Pulau Sumba.
Sementara gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi melanda Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Barat.

Leave a Reply