7cloud.asia – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) dalam keterangan pers terkait perkembangan penanganan darurat banjir Sumatera memaparkan data terbaru
Berdasarkan data yang dihimpun BNBP, Selasa (10/12/2025), pukul 13.59 WIB, total korban meninggal akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mencapai 969 jiwa.
Sedangkan 262 jiwa lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian dan korban luka mencapai 5.000 jiwa yang tersebar di sejumlah daerah terdampak banjir Sumatera.
Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi, dilansir CNBC Indonesia mengatakan per hari Rabu (9/12/225), jumlah korban banjir Sumatera yang mengungsi masih berjumlah 902.545 orang
Baca Juga: DPR: Status Bencana Nasional Penting untuk Dorong Pemulihan Korban Banjir Sumatera
Berikut data rinci per jumlah korban di tiap provinsi:
Aceh
Meninggal 391 jiwa
Hilang 31 jiwa
Terluka 4.300 jiwa
Sumatera Barat
Meninggal 238 jiwa
Hilang 93
Terluka 113 jiwa
Sumatera Utara
Meninggal 340 jiwa
Hilang 138
Terluka 650
Kerusakan bangunan
Jumlah rumah rusak juga bertambah mencapai 157,9 ribu yang tersebar di 52 kabupaten/kota yang terdampak.
Selanjutnya, sejumlah fasilitas publik turut terdampak banjir, di mana 215 fasilitas kesehatan dilaporkan mengalami kerusakan, 584 fasilitas pendidikan rusak, 287 gedung perkantoran rusak, 423 rumah ibadah rusak, 498 jembatan rusak dan 1200 fasilitas umum rusak
Baca Juga: Tanpa Bantuan Asing, Pemulihan Dampak Banjir Sumatera Diperkirakan Butuh Waktu Puluhan Tahun
BNBP memastikan proses evakuasi korban bencana banjir terus dilakukan.
Para kepala daerah memimpin penanganan dampak banjir Sumatera di daerahnya masing-masing. Sementara pemerintah pusat memberikan dukungan alat dan bantuan lainnya
Penanggung jawab BNPB wilayah Padang Panjang Rudi Supriyadi menyampaikan, pihaknya terus memantau dan memastikan dukungan sumber daya yang dibutuhkan dalam operasi pencarian.
“Komitmen klaster pencarian dalam mencari korban yang hilang optimal dalam memasuki tambahan tiga hari ke-2 dan memberikan kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah dan pemerintah daerah siap melaksanakan pencarian bagi korban yang saat ini belum ditemukan di Lembah Anai, Kota Padang Panjang,” ujar Rudi dalam keterangan resminya, Selasa (9/12/2025).
Selain itu, BNPB juga terus melakukan pendampingan untuk mendata perkiraan nilai usulan infrastruktur jalan dan jembatan maupun bantuan logistik yang dibutuhkan di wilayah terdampak.
Baca Juga: BNPB Perkirakan Dana yang Dibutuhkan untuk Pemulihan Banjir Sumatera Capai Rp 51,82 Triliun

Leave a Reply