7cloud.asia – Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa setidaknya 386 orang telah tewas dan 980 lainnya terluka akibat tembakan tentara Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku efektif pada 10 Oktober lalu.
Dalam pernyataannya pada Selasa (9/12/2025), pihak Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa enam warga Palestina yang terluka meninggal dunia akibat luka-luka yang mereka derita dalam 24 jam terakhir di Gaza.
Sementara itu, mengenai masuknya bantuan kemanusiaan, kantor media tersebut menyatakan bahwa rata-rata hanya 226 truk bantuan diizinkan masuk ke Gaza setiap hari.
Jumlah ini kurang dari separuh dari jumlah minimum 600 truk yang harus dipatuhi Israel agar dapat masuk ke Gaza berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.
Dalam kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani Israel dan Hamas pada Oktober lalu disebutkan, fase pertama dari kesepakatan tersebut mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina.
Rencana itu juga membahas pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru Palestina tanpa keterlibatan kelompok Hamas.
Baca Juga: Mesir Desak Penempatan Pasukan Internasional untuk Kawal Gencatan Senjata di Gaza
Namun, otoritas Palestina dan pemerintah Mesir menyebut Israel telah berulangkali melakukan pelanggaran. Selain tetap melancarkan serangan, Israel juga membatasi masuknya bantuan yang masuk ke Gaza.
Beberapa waktu lalu, Mesir bahkan mendesak masyarakat internasional untuk menempatkan pasukan untuk mengawal pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata.
Sedikitnya 70.366 warga Palestina telah tewas dan 171.064 lainnya terluka dalam perang genosida Israel sejak Oktober 2023, ungkap Kementerian Kesehatan pada Selasa (9/12/2025).
Sumber: Anadolu

Leave a Reply