7cloud.asia – Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan bagi para siswa, antara lain dengan menyediakan mesin water purifier
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa keberadaan mesin water purifier menjadi bagian utama dari program Pemprov DKI.
Hal ini disampaikan Pramono saat meninjau Perpustakaan Lumbung Ilmu 115 dan mesin water purifier di SMPN 115 Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).
“Water purifier ini salah satu program yang kita adakan, terutama kita bagikan di tempat-tempat yang memang membutuhkan, masyarakat yang tidak mampu, dan juga tentunya di sekolah-sekolah, di (fasilitas) publik, tempat umum,” ujar Pramono.
Baca: Menteri Lingkungan Hidup ajak siswa gunakan tumbler
Karena itu, Pramono berharap fasilitas air minum bersih dan layak bagi siswa bisa terus diperluas ke sekolah-sekolah dan ruang publik lain di seluruh Jakarta.
Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMPN 115 sekaligus anggota BPK, Bobby Adhityo Rizaldi menyampaikan apresiasinya atas dukungan Gubernur DKI Jakarta terhadap para siswa.
Selain itu, ia juga mendorong agar mesin water purifier tersebut bisa lebih diperbanyak terutama di sekolah-sekolah.
“Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi kami yang besar kepada Pak Gubernur untuk hadir dan juga memberikan dukungan bagi 115 Smabel ini,” tandasnya.
Baca: Mayoritas air tanah di Jakarta tercemar berat
Dari pemantauan 7cloud.asia, selain di sekolah alat water purifier ini juga bisa ditemui di halte TransJakarta maupun stasiun KRL/LRT seperti Stasiun Tanah Abang atau pun Cawang.
Sejumlah warga yang ditemui mengungkapkan, keberadaan alat water purifier ini sangat membantu mereka mengurangi pengeluaran, karena tidak harus membeli air mineral saat bepergian.
Keberadaan alat water purifier di tempat-tempat publik, secara tidak langsung juga akan mengurangi sampah plastik.
Baca: DKI Jakarta terancam krisis air bersih

Leave a Reply