7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal memanfaatkan kolong tol Jakarta untuk dijadikan taman kota dan ruang publik multifungsi.
Langkah ini dilakukan guna mengatasi keterbatasan ketersediaan lahan untuk membangun ruang terbuka hijau. Saat ini luasan ruang terbuka hijau di Jakarta juga masih jauh di bawah 30 persen sebagaimana diamanatkan Undang-undang.
Sekitar 300 kolong tol di berbagai titik di Jakarta ditargetkan bisa diubah menjadi ruang terbuka hijau mikro yang aman bagi warga, khususnya anak-anak.
Taman di kolong tol ini sekaligus akan menjadi area interaksi sosial yang menyenangkan.
Langkah ini secara langsung berkontribusi pada pengembangan taman kota Jakarta yang ramah anak dan efisien.
Baca: Pemprov DKI Jakarta akan bangun ruang terbuka hijau mikro di kawasan kumuh
Meskipun luas tiap kolong tol yang dijadikan taman berkisar antara 300 hingga 500 meter persegi, ruang ini tetap bisa difungsikan untuk bermain anak, jalur pejalan kaki, olahraga ringan, dan edukasi lingkungan.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengatakan inisiatif ini adalah cara cepat dan murah untuk memperluas taman kota tanpa perlu lahan luas baru.
Penelusuran 7cloud.asia, penataan kolong tol bisa menerapkan konsep tambahan ala Via Verde Meksiko, di mana tiang penyangga tol diubah menjadi kebun vertikal, sementara kolong tol dijadikan taman yang menarik dan estetis.
Setiap taman bawah tol juga akan dilengkapi pos keamanan terpadu dari kepolisian, Babinsa, dan Kamtibmas agar warga dapat menikmati ruang hijau dengan aman dan nyaman.
Dengan kombinasi perencanaan matang, konsep inovatif, dan pengamanan terpadu, kolong tol Jakarta bisa berubah dari ruang yang terabaikan menjadi ikon hijau baru.
Baca: DPRD DKI Jakarta dorong pemanfaatan jalur hijau
Salah satu kolong tol yang akan diubah menjadi ruang terbuka hijau berada di Jakarta Utara. Warga menyambut positif rencana ini dan berharap bisa mengurangi tingkat kriminalitas.
Disulapnya kolong tol menjadi taman juga membantu warga tak kesulitan lagi jika ingin mengajak buah hatinya bermain.
Rencana memanfaatkan area kolong tol sebagai ruang publik ramah anak dilontarkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pada Sabtu (18/10/2025).
Dia meminta ruang-ruang di bawah tiang penyangga tol dibuatkan taman. Pemanfaatan kolong tol menjadi taman atau RPTRA merupakan bagian dari upaya Pemprov memperluas ruang hijau di kawasan padat.
Reporter: Kemal Mustafa

Leave a Reply