7cloud.asia – Refuse Derived Fuel atau RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara bakal dioperasikan dalam waktu dekat. Commisioning atau uji coba alat di RDF Plant Rorotan ini dilakukan Sabtu (20/9/2025)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan warga terkait operasional fasilitas pengolahan sampah RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan, seluruh proses telah melalui tahapan uji coba secara cermat dan sistematis sehingga dipastikan tidak membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Asep menambahkan, setiap tahap uji coba dan persiapan operasional RDF Plant Rorotan didampingi pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Sehingga warga tidak perlu cemas
“Jangan khawatir, semua peningkatan kami lakukan secara komprehensif. Kami pastikan operasional RDF Plant Rorotan aman, ramah lingkungan, dan tidak mengganggu masyarakat sekitar,” kata Asep dalam keterangan tertulis pada media Sabtu (20/9/2025).
Baca: Warga sekitar RDF Plant Rorotan diundang ikut memantau proses commisioning
Sebagai bentuk keseriusan, DLH DKI telah menambah tiga unit deodorizer untuk mengendalikan potensi bau di area proses, gudang produk, dan area residu RDF Plant Rorotan.
Fasilitas ini juga dilengkapi sistem pengendalian emisi mutakhir, antara lain Cyclone dan Bag Filter untuk menyaring partikulat debu, Wet Scrubber tambahan untuk menyisihkan polutan gas.
Juga alat Wet Electrostatic Precipitator untuk menangkap partikulat halus dan kabut, serta Carbon Active untuk menyerap senyawa kimia berbahaya.
Asep menambahkan, pihaknya juga telah memodifikasi dua fasilitas eksisting, yakni Wet Scrubber dan cerobong, agar emisi yang dilepaskan benar-benar aman serta sesuai baku mutu lingkungan.
Selain itu, penambahan induced draft fan kedua dilakukan untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong sehingga lebih terkendali.
Baca: RDF Plant Rorotan siap beroperasi secara bertahap
Menurutnya, evaluasi RDF Plant Rorotan bukan hanya soal teknis, melainkan juga bentuk komitmen Pemprov DKI menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu gundah. RDF Plant ini hadir sebagai solusi pengelolaan sampah, bukan menambah masalah baru,” ujarnya.
Asep menegaskan, RDF Plant Rorotan juga mengadopsi teknologi canggih asal Austria, Jerman, Italia, dan Belanda yang sudah terbukti unggul dalam pengolahan sampah
Teknologi tersebut memberikan jaminan tambahan bahwa operasional fasilitas ini berlangsung aman dan menghasilkan output yang berkualitas.
“Sekali lagi kami sampaikan, jangan risau. RDF Plant Rorotan sudah siap dengan standar operasional tinggi, pengawasan berkelanjutan, pendampingan ahli ITB, serta dukungan teknologi Eropa. Kami berkomitmen menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan warga,” pungkasnya.
Baca: RDF Plant Rorotan dinilai sebagai solusi palsu pengelolaan sampah di Jakarta

Leave a Reply