7cloud.asia – Menurunnya jumlah penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berasal dari keluarga prasejahtera jadi sorotan anggota Komisi XI DPR.
Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin memaparkan, pada tahun 2023 LPDP berhasil menjangkau lebih dari 1.100 penerima beasiswa dari keluarga prasejahtera. Namun, angka tersebut justru menurun pada tahun 2024 menjadi hanya 952 orang.
Karena itu, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama LPDP dan Direktur Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN terkait tata kelola beasiswa di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025), Putkom sapaan akrabnya, meminta hal ini jadi perhatian.
Menurutnya, penurunan ini berpotensi menghilangkan kesempatan emas bagi puluhan anak dari keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kehidupan mereka.
Baca: Legislator dorong syarat LPDP dievaluasi agar lebih inklusif
Padahal pendidikan utamanya pendidikan tinggi menjadi salah satu-satu jalan mereka untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.
Maka saya ingin menanyakan apa alasan dari penurunan penerimaan beasiswa bagi keluarga prasejahtera ini, dan bagaimana kita bisa menemukan solusi agar tidak terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya,” tegas Putkom.
Ia juga menekankan bahwa meskipun banyak alumni LPDP sukses berasal dari keluarga berkecukupan, kesempatan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu harus lebih diperhatikan.
Kalau satu anak dari keluarga menengah ke bawah kehilangan kesempatan beasiswa, ujarnya, sudah pasti mereka kehilangan harapan besar dalam hidupnya.
Baca: Anggaran LPDP dialihkan ke pembiayaan riset
“Karena itu, kami sangat berharap alokasi untuk keluarga prasejahtera ini bisa ditingkatkan,” ujarnya.
Putkom menambahkan, banyak anak-anak cerdas dari keluarga tidak mampu memiliki potensi akademik tinggi yang dapat berkontribusi besar bagi bangsa, namun terhambat oleh keterbatasan ekonomi.
Ia mendorong LPDP bersama Kementerian Keuangan agar memperluas akses beasiswa bagi kelompok kurang mampu.

Leave a Reply