7cloud.asia – BMKG mengimbau masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, dan gelombang tinggi juga berpotensi sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi
Peringatan ini didasarkan pada pantauan BMKG terhadap keberadaan bibit siklon tropis 93 S di Samudra Hindia di barat Bengkulu yang membentuk daerah konvergensi (perlambatan kecepatan angin) dan konfluensi (pertemuan angin) memanjang dari Selat Malaka hingga Bengkulu.
Dilansir di laman resminya, BMKG menyebutkan bahwa pertemuan angin lainnya juga terpantau memanjang dari perairan utara Jawa hingga Sumatra Selatan.
Selain itu, pola siklonik di wilayah Kalimantan Utara menyebabkan terbentuknya area konvergensi angin yang meluas ke Kalimantan Tengah. Pola angin ini diperkirakan meningkatkan potensi hujan dalam beberapa hari mendatang.
Baca: Bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia dapat memicu hujan lebat
Secara lokal, kondisi atmosfer juga mendukung terbentuknya awan dan hujan.
Labilitas yang cukup kuat serta kelembapan udara yang basah menjadi pemicu terbentuknya awan hujan konvektif di banyak wilayah, meliputi sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Bali–Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua.
Dalam prospek cuaca mingguan, BMKG menyebut, pada periode 15–18 September 2025
kondisi cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga hujan lebat.
Hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di sejumlah daerah.
BMKG merilis peringatan dini Siaga (hujan lebat) untuk daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Baca: Pemanasan global picu bencana hidrometeorologi
Sementara angin kencang berpotensi terjadi di Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
“Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung,” demikian BMKG dalam pernyataannya.
Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.
Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Prospek di atas merupakan kondisi secara umum. Untuk informasi cuaca lebih detail dapat diakses melalui website BMKG, aplikasi mobile infoBMKG dan sosial media @infoBMKG.
Baca: Cuaca panas ekstrem pengaruhi kesehatan dan produktivitas pekerja

Leave a Reply