Penataan Transportasi Publik Memegang Peran Penting dalam Dekarbonisasi Sektor Transportasi

Written by

in

7cloud.asia – Transportasi publik memainkan peran krusial dalam melayani mobilitas bagi komunitas, perekonomian, dan masyarakat luas yang melayani tujuan lokal, regional, dan nasional.

Peran ini kini menjadi inti dari misi global untuk mendekarbonisasi mobilitas. Sektor transportasi saat ini menyumbang 23 persen emisi global, dan hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Hal ini karena terus meningkatnya permintaan mobilitas dan sulitnya mendekarbonisasi semua moda transportasi dengan kecepatan yang dibutuhkan.

Transisi ke kendaraan listrik dinilai akan berkontribusi pada upaya dekarbonisasi, tetapi penyebarannya tidak akan cukup cepat, dan masih menyisakan masalah kemacetan parah di kota-kota di dunia.

Dalam laporan OECD bertajuk The Future of Public Transportation yang dirilis tahun lalu, disebutkan elektrifikasi justru dapat memperburuk ketimpangan dan masih terdapat emisi tertanam yang signifikan dalam rantai pasokan global mereka.

Oleh karena itu, peralihan moda dari mobil ke transportasi publik harus menjadi inti dari strategi dekarbonisasi, terutama untuk perjalanan yang menghubungkan kota dan wilayah pinggiran kota.

Baca: Dampak Subsidi Transportasi Publik pada lingkungan dan ekonomi sedang diteliti

Guna mewujudkan perubahan paradigma ini, dibutuhkan strategi baru yang bertujuan untuk meningkatkan secara substansial penawaran transportasi publik yang efisien dan berorientasi pengguna

Kebijakan ini perlu diterapkan secara paralel dengan pembatasan penggunaan mobil, baik melalui waktu perjalanan maupun biaya.

Tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan transportasi publik adalah pendanaan dan pembiayaan, terutama dengan kecepatan yang dibutuhkan.

Pemodelan oleh berbagai lembaga menunjukkan kebutuhan pendanaan global lebih dari 2 triliun dolar per tahun antara tahun tahun 2024 hingga 2050, dengan hampir dua pertiga dari pendanaan tersebut dibutuhkan di negara-negara berkembang.

Pandemi Covid-19 baru-baru ini dan inflasi harga telah menyebabkan peningkatan biaya pinjaman bagi pemerintah, sektor swasta, dan rumah tangga, sehingga tantangan ini semakin besar.

Laporan ini membahas kemungkinan mekanisme pendanaan transportasi umum. Laporan ini membedakan antara investasi baru dan pengoperasian layanan transportasi publik, tanpa mengabaikan tantangan krusial dari segi efisiensi dan pertimbangan pengguna.

“Dalam pertimbangan kami, kami menemukan banyak pilihan dan model pendanaan yang praktis dan terdokumentasi dengan baik, dengan ketersediaan studi kasus penggunaan yang baik dan buruk,“ demikian Jean Coldefy and Jonathan Saks yang mengetuai Working Group OECD.

Baca: DKI Jakarta targetkan 55 persen warganya beralih ke transportasi publik

Ditambahkan, besarnya tantangan pendanaan transportasi publik mengharuskan para pembuat kebijakan dan penyandang dana untuk ambisius, berfokus secara spasial dan strategis, dan memberikan komitmen berkelanjutan terhadap serangkaian tujuan yang jelas dan solid.

Langkah ini akan meletakkan sejumlah dasar penting bagi model pendanaan yang sukses untuk transportasi yakni:
1. Mendorong kepercayaan untuk mendanai penyedia, baik publik maupun swasta;

2. Memungkinkan strategi tarif jangka panjang dan transparan untuk menciptakan keseimbangan antara menghasilkan aliran pendapatan yang berkelanjutan dan fokus yang jelas kepada pengguna, termasuk konsesi yang ditargetkan
yang mendukung kesetaraan dalam mobilitas;

3. Memastikan pembiayaan investasi di muka bukan satu-satunya pertimbangan,
yang menyiratkan visi jangka panjang untuk konstruksi hingga operasi dan pemeliharaan.

Kelompok kerja sektor transportasi OECD juga menemukan adanya banyak efisiensi masih belum terealisasi di banyak program yang diteliti.

Temuan ini, menurut Jean, menunjukkan perlunya pembandingan nasional dan internasional serta fokus pada evaluasi, yang penting untuk memanfaatkan praktik terbaik.

Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *