Aksi Relagama Bergerak: Tuntut Rektor UGM Bersikap Jujur Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Written by

in

7cloud.asia – Relawan Alumni Universitas Gadjah Mada atau Relagama Bergerak menggelar aksi di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Selasa (8/7/2025).

Aksi ini dihadiri puluhan orang, baik anggota Kagama maupun masyarakat sipil yang menyorot dugaan ijazah palsu mantan presiden Joko Widodo

Dalam orasinya, Koordinator Relagama Bergerak, Bangun Sutoto menegaskan bahwa aksi ini murni gerakan moral alumni, bukan kepentingan pribadi.

“Saya kembali menegaskan bahwa aksi tersebut bukan berorientasi pribadi dari rekan-rekan Relagama Bergerak. Ini murni suara kami sebagai alumni,” ujarnya sebagaimana dipantau di akun YouTube @LangkahUpdate

Bangun Sutoto menegaskan, UGM bukan hanya milik para alumni ataupun birokrasi semata, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia.

“Para alumni jangan hanya diam. Harus bergerak untuk menyelematkan nama baik almamater! UGM itu bukan hanya milik para alumni saja. UGM sudah menjadi milik Indonesia dan dunia. Jadi, sudah sewajarnya kita semua menjaganya,” katanya.

Baca: Warganet pertanyakan integritas Polri dalam penanganan dugaan ijazah palsu Jokowi

Ia juga menepis anggapan aksi ini untuk memecah belah. Mereka hanya ingin menuntaskan dugaan ijazah palsu Jokowi yang tidak berujung.

“Kami berjuang untuk menuntaskan kasus ijazah. Bukan untuk menambah masalah,” Bangun menuturkan.

Ia pun mengajak seluruh alumni untuk bersatu. Memanfaatkan momen tersebut demi menjaga nama baik kampus.

“Saya mengajak sekaligus berpesan kepada para alumni yang masih punya hati nurani untuk bereuni. Reuni akal sehat bersama di UGM,” ajaknya.

Bangun bilang, para alumni seharusnya bersikap lebih peduli terhadap UGM sebab kampus dengan julukan ‘Kampus Kerakyatan’ telah berjasa banyak.

“UGM telah berjasa kepada kami. Kini, saat yang tepat bagi para alumni untuk membalas jasanya dengan peduli atas ujian yang tengah menerpa UGM,” jelasnya.

Baca: Polisi diminta terlebih dulu membuktikan keabsahan ijazah Jokowi

Relagama Bergerak menegaskan bahwa mereka menjunjung tinggi prinsip kejujuran, berdasar nilai-nilai objektivitas, dan keterbukaan informasi kepada publik.

Berikut pernyataan sikap Relagama Bergerak yang kembali dibacakan dalam aksi kali ini:

1. Meminta kepada rektor UGM beserta staf rektor terkait, dekan Fakultas Kehutanan berserta staf dekan terkait untuk bersama-sama memberikan keterangan resmi kepada publik secara jujur dan transparan tentang riwayat pendidikan Sdr. Joko Widodo di UGM hingga status ijazahnya.

2. Meminta kepada Sdr. Joko Widodo dengan suka rela, itikad baik, dan gembira untuk menunjukkan ijazah sarjananya (S1) kepada publik secara apa adanya.

3. Permintaan kami yang tersebut pada poin 1 dan 2, sudah selayaknya dilakukan dengan cara seksama, cermat, dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

4. Permintaan kami yang tersebut pada poin 1 dan 2 akan menjadi catatan sejarah yang sangat penting di kemudian hari. Oleh karena itu, sudah selayaknya dilaksanakan di kampus UGM sebagai rumah besar untuk civitas akademika UGM dan para alumninya.

5. Jika permintaan kami yang tersebut pada poin 1 dan 2 dalam waktu 1×24 jam sejak surat pernyataan ini diterima oleh ybs dan tidak dipenuhi permintaan kami maka dengan sikap mufakat dan bulat kami menyatakan mosi tidak percaya kepada para pihak tersebut.

6. Berdasar mosi tidak percaya yang tersebut pada poin 5, kami meminta kepada rektor UGM dan staf rektor terkait, Dekan Fakultas Kehutanan dan staf dekan terkait, beserta staf di UGM lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Sdr. Joko Widodo untuk segera mengundurkan diri dari status dan jabatannya dengan tanpa syarat.

7. Berdasar mosi tidak percaya yang tersebut pada poin 5, kami simpulkan bahwa Sdr. Joko Widodo bukanlah alumni Universitas Gadjah Mada.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *