7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ingin menjadikan Blok M sebagai salah satu hub utama dan pusat ekonomi baru di ibu kota. Langkah pertama yang dilakukan adalah penataan trotoar.
Hal itu diungkapkan Pramono Anung saat meninjau pembangunan trotoar serta saluran di Jalan Palatehan, Blok M ASEAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/5/2025).
“Ini adalah tempat yang secara khusus akan kita lakukan perbaikan, pembenahan. Kita mulai dari pedestriannya. Kemudian nanti betul-betul Blok M akan kita fungsikan sebagai salah satu hub utama di Jakarta,” ujar Pramono di lokasi peninjauan.
Penataan trotoar di kawasan Blok M dilakukan sepanjang 1,3 kilometer meliputi Jl Palatehan, Jl Palatehan I, Jl Raden Patah, dan Jl Raden Patah I.
Penataan ini dilakukan mengingat adanya peningkatan kepadatan lalu lintas di sekitar Blok M pasca-pembukaan dua jalur baru Transjabodetabek, yakni Alam Sutera-Blok M dan PIK 2-Blok M.
Baca: Taman di sekitar Blok M yang asyik untuk nongkrong
Saat ini Transjabodetabek rute Alam Sutera-Blok M telah melayani 4.000 hingga 4.500 penumpang setiap hari.
Sedangkan trayek baru Transjabodetabek PIK-Blok M ditargetkan akan menjadi rute primadona, mengingat pada akhir April terdapat 1,4 juta kunjungan ke PIK.
“Maka Blok M akan menjadi hub yang semakin ramai. Maka dari itu kami akan menata Blok M secara komprehensif,” kata Pramono.
Selain itu, lanjut Pramono, Transjakarta dan MRT juga akan menyelesaikan pengembangan di area tanggung jawabnya di Blok M.
Penataan trotoar ini juga dilakukan untuk mengintegrasikan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dengan Blok M.
Baca: Ada apa saja di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu
Pramono menegaskan, pengerjaan penataan trotoar dilakukan dengan memprioritaskan penyediaan fasilitas dan akses yang ramah bagi disabilitas. Pramono berharap, penataan trotoar di kawasan Blok M bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta.
“Mudah-mudahan ini akan membawa dampak yang baik bagi pertumbuhan ekonomi di Jakarta secara keseluruhan,” ucapnya.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo menyampaikan, penataan dilakukan dengan menyambungkan pedestrian sepanjang 1,3 kilometer.
Pada tahap awal, penataan dilakukan di area Palatehan, Palatehan I, Raden Patah, dan Raden Patah I. Penataan pedestrian ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang,
Heru menambahkan, untuk selanjutnya akan ada lokasi-lokasi lain yang sedang dipersiapkan untuk melanjutkan kegiatan menata trotoar.
“Seperti di Saharjo yang mengarah ke Minangkabau, di Abdullah Syafei, dan juga di Simpang Fatmawati,” tandas Heru.

Leave a Reply