Dampak Menurunnya Populasi Lebah pada Produksi Pangan Dunia

Written by

in

7cloud.asia – Para ilmuwan telah lama membunyikan alarm tentang ancaman hilang atau punahnya penyerbuk selama beberapa dekade terakhir.

Mereka menyoroti pentingnya peran lebah dalam ekosistem dan kebutuhan mendesak bagi masyarakat dunia untuk mengambil langkah dan membalikkan penurunan populasi lebah di dunia.

Sejak 1987, Komite Konservasi Alam Gabungan (Joint Nature Conservation Committee/JNCC) telah melaporkan bahwa populasi binatang penyerbuk telah menurun hampir 25 persen.

Saat manusia terus menciptakan dunia yang sesuai dengan kebutuhannya, lebah dan banyak makhluk hidup lainnya kehilangan habitat penting yang mereka andalkan untuk makanan dan bersarang.

Menurunnya populasi lebah menjadi ancaman nyata bagi seluruh ekosistem. Tanpa keberadaan kelompok serangga yang satu ini dunia di sekitar kita akan terlihat sangat berbeda.

Baca: Alih fungsi lahan membuat populasi lebah turun signifikan

Salah satu dampak jangka panjang jika lebah benar-benar punah dari muka bumi adalah terganggunya produksi pangan dunia.

Hilang atau punahnya lebah akan menimbulkan ancaman yang sangat nyata bagi sektor pertanian yang menjadi sumber utama produksi pangan di seluruh dunia.

Di benua Eropa, sekitar 80 persen spesies bunga liar dan tanaman pangan bergantung sepenuhnya pada penyerbukan lebah dalam proses pembuahan.

Sementara sebagian besar tanaman sereal bergantung pada angin untuk penyerbukan, 90 persen tanaman yang dikonsumsi di seluruh dunia diserbuki oleh lebah, termasuk sebagian besar buah dan sayuran.

Tanpa bantuan lebah, kita harus mencari cara lain yang lebih padat karya dan kurang efisien untuk menyerbuki tanaman kita. Beberapa teknik termasuk penyerbukan tangan (yang sangat memakan waktu) dan penyerbukan pesawat tanpa awak (sangat mahal).

Baca: Peran penting lebah bagi kelestarian lingkungan

Tidak ada alternatif manusia yang dapat dibandingkan dengan efektivitas dan spesialisasi yang dimiliki lebah dalam hal penyerbukan. Singkatnya, kita tidak dapat melakukan pekerjaan mereka pada skala atau kecepatan yang sama.

Ancaman terhadap produksi pangan berarti ancaman terhadap ketahanan pangan. Berkurangnya hasil panen berarti kekurangan pangan, yang menyebabkan harga pangan naik. Dan kita sudah melihat dampaknya di beberapa belahan dunia.

Di California, misalnya, peternak lebah melihat penurunan jumlah lebah yang signifikan dari Juni 2024 hingga Februari 2025.

Mereka melaporkan kehilangan rata-rata 60 persen populasi lebah. Kekurangan hingga 500.000 sarang yang sangat penting dalam penyerbukan almond.

Kurangnya penyerbukan penting dari lebah berarti berkurangnya varietas buah dan sayuran, yang tidak hanya akan memengaruhi pola makan kita tetapi juga ternak.

Hal ini pada akhirnya berarti terganggunya industri daging dan susu. Dan, yang pasti hilangnya lebah akan mengakibatkan manusia kehilangan produksi madu yang kaya nutrisi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *