Laporan Kualitas Udara Dunia IQAir 2024: Dunia Catat Kemajuan Penting Terkait Pemantauan Polusi Udara

Written by

in

7cloud.asia – Perusahaan pemantauan kualitas udara asal Swiss, IQAir pada Selasa (12/3/2025) pekan lalu merilis Laporan Kualitas Udara Dunia 2024.

Laporan kualitas udara IQAir itu mencatat kemajuan penting dalam memperluas pemantauan kualitas udara di berbagai negara, wilayah, dan teritori selama 12 bulan terakhir.

Namun, kesenjangan yang cukup besar masih ada dalam sistem regulasi yang dioperasikan pemerintah di banyak bagian dunia.

Pemantau kualitas udara berbiaya rendah-yang digunakan oleh ilmuwan warga, peneliti, advokat masyarakat, dan organisasi lokal-telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk mengatasi kesenjangan data ini.

Alat pemantau ini telah terbukti meningkatkan ketersediaan data penting tentang tingkat polusi udara di seluruh dunia.

“Polusi udara tetap menjadi ancaman penting bagi kesehatan manusia dan stabilitas lingkungan, namun sebagian besar penduduk tetap tidak menyadari tingkat paparan mereka,” kata Frank Hammes, CEO Global IQAir.

Baca: Hanya Tujuh Negara yang Penuhi Standar Kualitas Udara WHO

Hammes menambahkan, data kualitas udara menyelamatkan nyawa. Data ini menciptakan kesadaran yang sangat dibutuhkan, menginformasikan keputusan kebijakan, memandu intervensi kesehatan masyarakat.

Data ini juga memberdayakan masyarakat untuk mengambil tindakan guna mengurangi polusi udara dan melindungi generasi mendatang.”

IQAir yang baru Schools4Earth Inisiatif ini mengakui dampak besar yang dimiliki sekolah untuk memperluas jaringan pemantauan kualitas udara global dan berupaya menyediakan lebih dari 1 juta sekolah dengan pemantau kualitas udara.

IQAir memperkirakan bahwa saat ini hanya 21 persen populasi dunia yang memiliki akses ke informasi kualitas udara yang sangat lokal dan real-time.

Dengan visi setiap sekolah di seluruh dunia memantau kualitas udara, IQAir memperkirakan bahwa lebih dari 94 persen populasi global akan memiliki akses ke data polusi waktu nyata

Kondisi ini akan mengisi kesenjangan informasi penting dan meningkatkan respons kesehatan masyarakat.

Baca: Dampak Polusi Udara pada Kesehatan dan Ekonomi Global

Hammes mengatakan, sekolah berada di pusat komunitas, menjadikannya lokasi yang ideal untuk pemantauan kualitas udara. Dengan melengkapi sekolah-sekolah di seluruh dunia dengan pemantau kualitas udara berbiaya rendah.

“Lebih dari tujuh miliar orang akan memiliki akses ke data kualitas udara yang sangat lokal dan real-time, menciptakan gerakan di seluruh dunia untuk udara yang lebih bersih,” kata Hammes.

Laporan Kualitas Udara Dunia menggarisbawahi bagaimana pendekatan berbasis data yang mendesak ini sangat penting dalam mendorong perubahan kebijakan dan upaya kolektif untuk mengurangi polusi bagi generasi mendatang.

“Laporan Kualitas Udara Dunia, yang mengumpulkan pengukuran polusi udara dari seluruh dunia, harus menjadi seruan bagi upaya internasional yang mendesak dan terpadu untuk mengurangi emisi polutan,” kata Aidan Farrow, Ilmuwan Kualitas Udara Senior Greenpeace International.

Dengan menyoroti risiko tidak proporsional yang ditimbulkan oleh polusi udara terhadap kaum muda, laporan ini mengingatkan kita bahwa kegagalan untuk bertindak hari ini akan dirasakan oleh generasi mendatang,

“Sementara referensi yang sering muncul tentang aktivitas manusia seperti pembakaran batu bara dan deforestasi menjadi pengingat bahwa kualitas udara, perubahan iklim, dan dunia yang akan diwarisi oleh anak-anak kita saling terkait erat,” ujar Farrow.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *