7cloud.asia – Aksi “REBOAN” di Gedung KPK Jakarta, kembali digelar Koalisi Nasional Perempuan Indonesia (KNPRI) hari ini, Rabu (26/2/2025) dan diramaikan oleh massa yang tergabung dalam Aksi Rakyat Melawan.
Seperti diketahui, Aksi Rakyat Melawan melakukan konvoi hari ini di berbagai titik mulai Taman Mataram-Gedung KPK dan berakhir di Istana Wapres di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Dalam orasinya, pengunjukrasa menagih janji Presiden Prabowo Soebianto yang dalam pidatonya berjanji untuk memberantas korupsi dan akan mengejar koruptor tanpa pandang bulu.
Pengunjukrasa yang sebagian besar dengan mengenakan pakaian serba hitam meminta KPK untuk bertindak adil dan tidak tebang pilih dalam mengusut kasus dugaan korupsi yang terjadi di Indonesia.
Baca: #IndonesiaGelap jadi alarm agar publik tak terlena narasi penguasa
Dalam orasinya dan spanduk yang dibawa, massa menuntut agar mantan Presiden Jokowi diadili, status PSN di PIK 2 dicabut, batalkan PSN di Rempang dan makzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka karena dinilai cacat hukum.
Sebagian ibu-ibu tampak berusaha masuk ke halaman kantor KPK, namun mereka dihalangi petugas. Sehingga pengunjukrasa hanya melakukan orasi di pelataran depan Gedung Merah Putih.
Aksi Rakyat Melawan ini disebut sebagai kick off untuk People Power yang akan dilakukan pada bulan April 2025 mendatang.
Sejak awal Januari 2025, para perempuan yang tergabung dalam KNPRI rutin menggelar aksi di setiap hari Rabu di depan Kantor KPK, di Kuningan Jakarta dengan mengusung TagLine “Selalu Bersuara di Setiap Ketidak Adilan”
Baca: Masyarakat Sipil dan Kelompok Pekerja Ikut Aksi Indonesia Gelap
Dengan mengenakan pakaian serba hitam dan sebagian menggunakan payung oranye, Aksi Reboan di Kantor KPK ini, biasa dimulai dari pukul 15.00 hingga 16.00 waktu Indonesia barat.
KNPRI tetap dengan pendiriannya agar KPK bisa menegakkan hukum seadil-adilnya kepada palaku Koruptor di negeri ini tanpa pandang bulu.
Kasus-kasus korupsi besar yang diduga melibatkan Jokowi dan keluarganya adalah isu yang sudah sering disuarakan, namun hingga saat ini KPK masih belum bertindak.
Karena itu para perempuan yang bergabung dalam KNPRI akan terus melakukan aksi hingga tuntutan mereka yakni, Jokowi dan keluarganya diproses secara hukum, dipenuhi KPK.

Leave a Reply