Sempat Dihambat, Akhirnya Ribuan Warga Palestina Kembali ke Gaza

Written by

in

7cloud.asia – Warga Palestina mulai berdatangan kembali ke Kota Gaza pada Senin (27/1/2025) pagi, setelah berbulan-bulan tinggal di pengungsian.

Dilaporkan VOA Indonesia, pasukan Israel membuka pos-pos pemeriksaan dan mengijinkan mereka kembali ke wilayah utara yang ditutup sejak awal perang Israel melawan Hamas.

Puluhan ribu warga Gaza yang sebagian besar berjalan kaki, berada di jalan menuju kota Gaza yang mengalami kerusakan besar selama serangan darat dan udara Israel.

Kota Gaza adalah salah satu dari banyak daerah yang berada di bawah perintah evakuasi Israel, sehingga mendorong warga Gaza mencari tempat yang aman di tengah perang.

Ribuan warga Gaza terpaksa mengungsi beberapa kali dan bermukim di tenda-tenda pengungsian yang minim fasilitas.

Baca: Hamas sebut Israel halangi pemulangan pengungsi Palestina

Kembalinya warga Palestina ke kota Gaza berlangsung di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Israel dan Hamas sepakat membebaskan beberapa sandera yang ditahan di Gaza, pembebasan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel, dan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Perselisihan pada menit-menit terakhir mengenai lambatnya pembebasan seorang sandera Israel, menunda akses masuk tersebut

Namun pada Senin (27/1/2025) pagi Qatar mengumumkan sebuah perjanjian telah tercapai, di mana Hamas akan membebaskan Arbel Yehoud dan dua sandera lainnya sebelum Jumat.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan adanya perjanjian itu dan mengatakan, tiga sandera tambahan juga akan dibebaskan hari Sabtu pekan ini.

Baca: Israel halangi truk pembawa bantuan kemanusiaan ke Gaza

Hamas telah memberi daftar status semua sandera yang akan dibebaskan pada tahap pertama gencatan senjata itu.

Kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku Minggu (19/1/2025). esepakatan tersebut, yang muncul setelah berminggu-minggu negosiasi yang melelahkan di ibu kota Qatar.

Dalam perundingan Kelompok Hamas menjanjikan pembebasan secara bertahap puluhan sandera yang mereka tahan.

Sebaliknya, Isarel membebaskan ratusan tahanan Palestina di Israel dan akan memungkinkan ratusan ribu orang terlantar di Gaza untuk kembali ke puing-puing rumah mereka.

Kesepakatan gencatan senjata di Gaza ini disusun dalam tiga fase. Fase pertama akan berlangsung selama enam minggu.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *