7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya menyebut, hujan lebat masih berpotensi mengguyur sejumlah daerah pada Selasa (17/12/2024).
Dikutip dari meteo.bmkg.go.id, beberapa wilayah yang perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat adalah sebagian Sumatera, sebagian Pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Sulawesi.
Wilayah Sumatera yang berpotensi diguyur hujan lebat adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.
Baca: Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah pada 16-23 Desember 2024
Hujan lebat juga berpotensi terjadi di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.
Sedangkan wilayah Indonesia timur yang berpotensi diguyur hujan lebat adalah Maluku Utara, Maluku dan Papua.
Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian besar Sumatera seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.
Baca: BNPB lakukan modifikasi cuaca di Jawa Tengah dan Jawa Barat
Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali dan sebagian besar provinsi di Kalimantan seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang
Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Papua Barat
Dalam prospek mingguan yang dirilisnya, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, yang dapat disertaikilat/petir dan angin kencang, akan terjadi selama periode 17-23 Desember 2024.
Baca: Bencana Hidrometeorologi Akibat Cuaca Ekstrem di Banten Tewaskan 9 Orang
Guna menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat menerapkan langkah-langkah berikut ini:
1. Mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah rawan
2. Membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko banjir
3. Menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana serta mempersiapkan perlengkapan darurat
4. Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG.

Leave a Reply