Kebakaran di Bar Bangkok Tewaskan 30 Orang, Puluhan Lainnya Kritis

Written by

in

7cloud.asia – Kebakaran hebat melanda bar musik Rong Beer Na Ladprao di Bangkok, Thailand, Minggu (11/7/2026) malam. Sedikitnya 30 orang tewas dalam insiden yang menjadi kebakaran paling mematikan di ibu kota Thailand dalam 17 tahun terakhir.

Mengutip The Associated Press, hingga Rabu (14/7/2026), lebih dari 70 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sebanyak 24 orang di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengendalikan kobaran api. Aparat kini masih menyelidiki penyebab kebakaran, termasuk memeriksa apakah pengelola bar telah memenuhi standar keselamatan bangunan.

 Baca: Kebakaran Los Angeles Jadi Bencana Terburuk

Polisi mengungkapkan sebagian besar korban ditemukan tewas terjebak di kamar mandi tanpa jendela sehingga tidak memiliki jalur untuk menyelamatkan diri saat api dan asap dengan cepat memenuhi ruangan.

Bar tersebut, yang dalam bahasa Thailand menyebut dirinya sebagai tempat pembuatan bir atau aula bir, mengklaim dapat menampung hingga 600 pelanggan

Namun, hingga kini belum diketahui jumlah pasti orang yang berada di dalam lokasi saat kebakaran terjadi.

Sementara itu, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengungkapkan kesaksian seorang musisi yang sedang tampil ketika insiden berlangsung.

Baca: Fenomena Angin Santa Ana Picu Kebakaran di Los Angeles 

Menurutnya, musisi tersebut melihat asap keluar dari panel listrik di dekat panggung sebelum aliran listrik tiba-tiba padam.

Tak lama kemudian terdengar suara ledakan yang diikuti kepulan asap hitam pekat hingga memenuhi seluruh ruangan. Kondisi gelap akibat listrik padam membuat para pengunjung kesulitan menemukan pintu keluar dan memicu kepanikan.

Berdasarkan keterangan saksi tersebut, penyidik memusatkan pemeriksaan di area langit-langit di atas panggung.

Polisi kini mendalami dugaan korsleting listrik serta memeriksa kesesuaian instalasi kabel sebagai bagian dari penyelidikan penyebab kebakaran.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *