Pipa BBM Pertamina Bocor, Ribuan Warga Tuban Mengungsi

Written by

in

7cloud.asia – Sejak Minggu (9/6/2024) malam, ribuan warga di Dusun Plaosan, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban terganggu dengan aroma Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bocor.

Akibat kebocoran instalasi pipa terminal BBM PT Pertamina yang berada di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tersebut, tak kurang dari 1500 warga dari tiga dusun terpaksa mengungsi.   

Menurut Kepala Desa Tasikharjo, Damuri, pada Minggu sekitar pukul 22.00 WIB sejumlah warga melihat ada kabut asap pekat di sekitar lokasi kebocoran.

Mereka mulai mencium bau BBM yang sangat kuat dan menyengat. Bahkan banyak diantara mereka mengalami gangguan sesak napas, pusing, mual dan muntah.

Baca: Alasan pertamina distribusikan pertamax green 95

“Tadi pagi informasinya ada warga yang sampai dilarikan ke puskesmas karena menghirup bau BBM,” ungkap Damuri.

Warga yang terparah menderita dampak dari kebocoran instalasi pipa di Terminal BBM PT Pertamina adalah warga di Dusun Plaosan, Desa Tasikharjo.

Selanjutnya Damuri menjelaskan pihaknya telah menghubungi petugas PT Pertamina terkait kebocoran yang berdampak pada warganya tersebut.

“Malam saat kejadian, saya sudah menghubungi petugasnya tapi tidak respons, dan belum ada penjelasan juga,” ungkapnya.

Baca: Puluhan sumur di Lombok Barat tercemar diduga akibat pipa BBM Pertamina bocor

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tuban mulai menangani kebocoran pipa tersebut.

Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan dinding pengamanan mampu memagari agar rembesan tidak meluber (auto protection).

Selain itu penanganan dilakukan dengan mengerahkan vacuum truk (penyedot minyak) dan oil absorbant (penyerap minyak) agar minyak yang keluar segera tertangani.

Baca: Kilang Pertamina Cilacap dorong BBM yang ramah lingkungan

Menurut Area Manager Communication, Relation & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi saat ini kondisi sudah mulai membaik. Namun, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebocoran tersebut.

“Kondisi sudah berangsur membaik dan sebagian warga sudah kembali ke rumah. Penyaluran BBM ke masyarakat Tuban dan sekitarnya tetap berjalan normal dan stok dipastikan aman. Kami juga terus berkoordinasi dengan Forkopimda, BPBD serta lembaga dan instansi terkait lainnya di Tuban,” papar Ahad.

Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat di sekitar area Terminal BBM untuk tidak merokok maupun menyalakan api hingga kondisi dinyatakan sepenuhnya aman.

Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *