7cloud.asia – Para jemaah haji dari seluruh dunia yang mulai tiba di Makkah, Arab Saudi mengatakan mereka berdoa agar gencatan senjata untuk mengakhiri perang di Gaza segera tercapai.
Alia Asmaa, seorang insyinyur sipil dari India yang tiba di Makkah bersama kedua orang tuanya pada Minggu (9/6/2024), berharap bahwa gencatan senjata akan segera terwujud di Gaza.
Ia juga berharap perang di Gaza yang sudah berlangsung lebih 9 bulan ini bisa “segera berakhir.”
“Doa kami selau bersama Gaza dan sangat sedih melihat orang-orang meninggal duni setiap harinya sehingga harapan saya untuk Gaza adalah perang ini segera berakhir,” ujarnya dikutip Reuters.com.
Baca: Operasi pembebasan 4 warga Israel yang disandera tewaskan lebih dari 200 warga Palestina
Menurut pejabat kesehatan Gaza, lebih dari 37.000 warga Palestina telah tewas terbunuh dalam serangan Israel sejak Oktober lalu.
Sementara itu, jemaah asal Mesir Sameh Al-Zaini mengatakan Gaza selalu ada di pikirannya.
Al-Zaini mengatakan, kekhawatiran terbesar yang masuk dalam doanya adalah warga Gaza. Gaza ada di hati, ujarnya, Gaza ada dalam luka kami yang terus menganga.
“Saya berdoa kepada Tuhan untuk meringankan situasi yang dialami orang-orang di Gaza sehingga kesulitan dan kemalangan mereka segera berakhir,” ujar Al-Zaini seusai menjalankan thawaf atau mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram.
Baca: Israel diingatkan bahayanya jika biarkan otoritas Palestina ambruk
Senada dengan Asmaa dan Al-Zaini, jemaah asal Amerika Serikat, Obada Al-Kadri, juga mendoakan khusus bagi orang-orang di Gaza dalam ibadahnya kali ini.
Kami, ujarnya, merasakan sakitnya [luka yang dialami orang-orang di Gaza] sebagai sesama manusia dan juga sebagai sesama Muslim.
Dia mengatakan, serangan Israel yang brutal, dan apa yang terjadi pada anak-anak dan perempuan di Gaza sema sekali tidak dapat dibenarkan.
“Dan sebagai bagian dari jemaah [haji] di sini adalah berdoa untuk orang-orang di Gaza. Kami bersama kalian dan insyaallah, Tuhan akan membebaskan kalian dari penindasan segera,” pungkas Al-Kadri.
Sumber: VOA Indonesia

Leave a Reply