Pemilu 2024: DPD Demokrat Jakarta Adukan Penggelembungan Suara di Jakarta Utara

Written by

in

7cloud.asia – Partai Demokrat DKI Jakarta melaporkan dugaan penggelembungan suara oleh penyelenggara pemilu 2024 untuk partai tertentu di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Jakarta Utara ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.

Ketua DPD Demokrat DKI Mujiyono mengatakan dugaan  penggelembungan suara Pemilu 2024 itu dilaporkan ke Bawaslu Jakarta dan Bawaslu Pusat.

Partai Demokrat resmi melaporkan dugaan penggelembungan suara Pemilu 2024 di Dapil 2 Jakarta Utara ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Bawaslu DKI Jakarta.

Baca: Rekapitulasi suara Sumsel disahkan tanpa tanda-tangan saksi paslon 01 dan 03

Pelaporan penggelembungan suara itu dilayangkan Partai Demokrat ke Bawaslu DKI pada 10 Maret 2024 lalu. Sementara, pelaporan pada Bawaslu RI dilakukan pada 8 Maret 2024.

“Kemarin, kami secara resmi melapor ke Bawaslu DKI Jakarta di Jalan Letjen MT Haryono No. 5, Pancoran Jakarta terkait dugaan penggelembungan suara di Dapil 2 Jakarta Utara,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Pihaknya mendesak sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk segera melakukan proses pemeriksaan, penyelidikan, dan penindakan terkait dugaan tindak pidana pemilu terkait penggelembungan suara tersebut.

Baca: Rekapitulasi suara Kalbar disahkan dengan banyak kejanggalan 

Menurutnya penyelenggara pemilu diduga dengan sengaja tidak melaksanakan tugasnya sesuai dengan asas-asas pemilu.

Prinsip-prinsip penyelenggara pemilu sebagaimana dimaksud dalam Undang undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Tindakan itu, ungkapnya, mengakibatkan kekeliruan dalam penginputan data D Hasil kecamatan DPRD Provinsi DKI tanggal 4 Maret 2024 di Kecamatan Cilincing.

Baca: Saksi PDI Perjuangan Bali tolak tanda tangani hasil pleno rekapitulasi suara

Hal ini terkait atas perolehan suara dalam tahapan rekapitulasi penghitungan suara di Tingkat PPK.

“Akibatnya perolehan suara di tingkat provinsi terjadi penggelembungan atau kenaikan pada partai tertentu di beberapa TPS di wilayah dalam Kecamatan Cilincing Jakarta Utara,” jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) Demokrat Jakarta Yunus Adhi Prabowo menambahkan, laporan atas dugaan penggelembungan suara di Dapil 2 Jakarta Utara itu dilengkapi dengan bukti-bukti.

Baca: Ini bahayanya jika kecurangan Pemilu 2024 dibiarkan

Salah satunya, lanjut dia, laporan ke Panwaslu Cilincing dengan tiga lembar catatan kejadian khusus dan data-data tempat pemungutan suara (TPS) yang diduga telah menggelembungkan suara partai tertentu.

Hari ini, ujarnya,  ada dua laporan yang dibuat oleh Partai Demokrat DKI Jakarta, yaitu berdasarkan formulir laporan nomor 019/LP/PL/Prov/12.00/III/2024 yang dibuat oleh Mujiyono selaku Ketua DPD DKI

“Juga formulir laporan nomor 021/LP/PL/Prov/12.00/III/2024 yang dibuat oleh Firmansyah selaku Sekretaris BAPPILU Partai Demokrat DKI Jakarta,” kata Yunus.

Sumber: Antaranews.com

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *