7cloud.asia – PDI Perjuangan serius ingin mengusulkan hak angket untuk mengusut kecurangan Pemilu 2024.
Bahkan, PDI Perjuangan sudah menyiapkan naskah akademik untuk dijadikan dasar hingga tujuan penggunaan hak angket terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 tersebut.
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP) Aria Bima mengatakan penyusunan naskah akademik hak angket soal kecurangan di Pemilu 2024 ini melibatkan beberapa ahli untuk mengkaji.
“Dari tim akademisi juga ada, dari kalangan praktisi, dan juga ada berbagai lintas sektoral. Ini sekarang baru dipersiapkan. Saya ikut membantu memonitor persiapan naskah akademik angket,” katanya Selasa (5/2/2024) dikutip Bisnis.com.
Baca: Koalisi masyarakat sipil tak ingin hak angket masuk angin
Bima yang kemarin sempat mengajukan interupsi di rapat paripurna ini menegaskan hak angket yang bakal digulirkan hanya untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024 bukan untuk pemakzulan Presiden Jokowi.
Aria menjelaskan, hak angket harusnya digunakan untuk cari tahu apakah berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah selama masa Pemilu 2024 sengaja untuk menguntungkan calon-calon tertentu.
“Angket tidak ada kaitan dengan pembatalan pemilu, angket juga tidak ada kaitan dengan pemakzulan,” jelasnya.
Dia mencontohkan, bantuan sosial (bansos) bisa jadi kebijakan pemerintah untuk menguntungkan calon tertentu.
Baca: Aksi unjuk rasa dukung hak angket berlangsung serempak di banyak kota
Selain itu nantinya lewat angket, DPR juga bisa menyelidiki apakah ada perintah ke Plt kepala daerah untuk memenangkan calon tertentu.
Termasuk, kata Bima, ada atau tidaknya tekankan dari kepolisian kepada para kepala desa agar mencari suara untuk calon-calon tertentu.
Lewat hak angket DPR juga bisa menyelidki apakah BUMN digunakan untuk kepentingan elektoral paslon tertentu.
“Hanya itu. Kalau toh tidak angket [karena] dikhawatirkan, misalnya [bisa] interpelasi atau pansus atau diawasi dari masing-masing komisi,” ujar Aria.
Baca: Aktivis 98 ini ajak masyarakat turun ke jalan agar hak angket tidak masuk angin
Seperti diketahui wacana penggunaan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan di Pemilu 2024 diusulkan oleh capres yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.
Usulan Ganjar ini mendapat sambutan dari koalisi partai pendukung Anies-Muhaimin, yang menyatakan siap mendukung penggunaan hak angket.
Sejumlah pakar dan organisasi masyarakat sipil juga mendukung penggunaan hak angket karena menilai kecurangan di Pemilu 2024 sudah sangat telanjang dipertontonkan Presiden Jokowi.
Di jalanan, aksi unjuk rasa mendukung penggunaan hak angket juga dilakukan hampir setiap hari di banyak daerah.
Baca: Survei Kompas ungkap mayoritas warga dukung hak angket

Leave a Reply