7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status waspada terhadap bencana hidrometeorologi sebagai dampak dari potensi hujan lebat di sejumlah daerah pada Minggu (18/02/2024).
“Waspada terhadap bencana hidrometeorologi dampak dari potensi hujan lebat yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB,” kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo melalui Instagram @infobmkg.
Bencana hidrometeorologi tersebut dapat berupa banjir, longsor, banjir bandang, pohon tumbang, dan lain-lain.
Wilayah yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi akibat hujan lebat adalah Kabupaten Solok Selatan dan Dharmasraya di Provinsi Sumatera Barat, Belitung Timur di Kepulauan Bangka Belitung.
Selain itu, wilayah Karanganyar, Sragen, Semarang, Kota Salatiga, Brebes, dan Tegal di Provinsi Jawa Tengah juga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.
Wilayah Jawa Timur bencana hidrometeorologi berpeluang melanda Ngawi, Kediri, Jombang, Malang, Pasuruan, dan Mojokerto.
Potensi yang sama juga terjadi di Propinsi Kalimantan Barat yaitu Sanggau, Landak, Sekadau, Melawi, Ketapang, Sintang, dan Kapuas Hulu.
Status waspada juga berlaku di Kalimantan Tengah yaitu wilayah Lamandau, Kota Waringin Timur, dan Katingan.
Di Propinsi Sulawesi Tenggara status waspada berlaku di Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe, dan Kolaka Timur.
Untuk wilayah timur Indonesia status waspada berlaku di Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Fakfak Papua Barat, serta Merauke, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Jayapura, Keerom, Mimika.
Kemudian di wilayah Tolikara Puncak Jaya, Mamberamo Raya, Asmat, Nduga, Puncak, Boven Digoel, Yalimo, Jayawijaya, dan Mappi di Papua juga berlaku status waspada.
Sementara itu cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi berawan dan cerah dari pagi hingga malam hari.
Suhu udara berkisar antara 25 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 95 persen.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply