7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar kota di Indonesia berawan dan cerah pada Selasa (16/01/2024).
Namun berdasarkan laman resmi BMKG, adapula kota-kota yang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Jambi, Pekanbaru, Makassar pada pagi hari. Kota Tarakan diprediksi hujan disertai petir pada pagi hari.
Pada siang hari Kota Serang, Gorontalo, Jambi, Semarang, Surabaya, Palangkaraya, Samarinda, Bandar Lampung, Ternate, Matara, Kupang, Jayapura, Manokwari, Makassar, Kendari, Palembang berpotensi hujan ringan.
Kota Pontianak, Mamuju dan Medan berpeluang diguyur hujan dengan intensiatas sedang pada siang hari.
Hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Kota Banjarmasin, Pangkal Pinang dan Manado. Kemudian hujan lebat berpotensi mengguyur Kota Bandung pada siang hari.
Pada malam hari Kota Bandung, Gorontalo, Semarang, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Tarakan, Tangjung Pinang, Ambon, Jayapura, Manokwari, Mamuju, Kendari, Manado, Palembang dan Medan berpotensi hujan ringan.
Sedangkan Kota Jambi dan Pekanbaru diprediksi hujan disertai petir pada malam hari.
Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.
Untuk wilayah DKI Jakarta, pada pagi dan malam hari cuaca diprediksi berawan. Peluang hujan hanya terjadi pada siang hari di wilayah jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 100 persen.
Potensi hujan dengan intensitas lebat juga dapat terjadi di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera, Laut Natuna, Laut China Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Teluk Bone, Teluk Tomini.
Kondisi cuaca seperti ini juga berpotensi mengguyur Laut Banda, Laut Flores, laut Sawu, Laut Timor, Laut Sulawesi, Laut Halmahera, Laut Maluku, Laut Seram, Teluk Cenderawasih, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply