7cloud.asia – Keberadaan mobil golf listrik atau mobil listrik di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR sangat mendukung mobilitas kegiatan antargedung atau sejumlah lokasi di komplek parlemen, Senayan, Jakarta.
Mobil listrik ramah lingkungan ini sangat serba guna dan sering dimanfaatkan untuk mengantar kunjungan anak sekolah, delegasi masyarakat, pengunjung lansia serta disabilitas yang datang ke gedung DPR.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar dalam keterangan persnya yang diterima Parlementaria, Selasa (9/1/2024) menyebut pengadaan mobil listrik ramah lingkungan tersebut dengan sistem sewa.
Pengadaan mobil listrik ramah lingkungan ini diharapkan mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan udara bersih.
Baca: Menilik kesiapan penggunaan mobil listrik
Ia menambahkan, pengadaan mobil listrik ini menggunakan anggaran tahun ini untuk menggantikan mobil golf non listrik pengadaan tahun 2011 yang kondisinya rusak dan sebagian sudah dihapuskan.
Langkah ini sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk menggunakan mobil ramah lingkungan, penggunaan mobil golf kali ini dengan energi listrik menggantikan mobil golf non listrik pengadaan tahun 2011.
“Data yang saya peroleh 9 unit dalam kondisi rusak dan 3 unit sudah dihapuskan,” jelas Indra, seperti dikutip Parlementaria.
Ia menambahkan luasan lahan komplek parlemen cukup luas,yaknimencapai 80.000 meter persegi.
Baca: Anggota DPR usulkan insentif untuk daerah penghasil Oksigen
Sehingga, perlu mobilitas untuk mencapai titik tertentu sebagai contoh dari Gedung Nusantara I ke pintu gerbang depan seperti memantau kegiatan unjuk rasa.
Mobil listrik ini juga dapat digunakan satuan Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR RI dalam pemeriksaan berkala keamanan lingkungan dan area gedung yang cukup luas.
Pemeriksaan atau patroli oleh Pamdal DPR ini dilakukan baik pada siang maupun malam hari di komplek parlemen, Senayan.
Pada bagian lain Indra Iskandar menambahkan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP, Setjen DPR RI membutuhkan volume pekerjaan 120 unit dengan rincian 10 unit mobil golf x 12 bulan.
Baca: Mobil listrik lebih ramah lingkungan dan keuangan negara
“Jadi kebutuhan mobil golf (mobil listrik ramah lingkungan, red) hanya 10 unit, bukan 120 unit,” tandas Indra.
Perkembangan sampai saat ini pengadaan belum terlaksana karena anggaran sewa mobil listrik tersebut masih diblokir oleh Kementerian Keuangan.

Leave a Reply