Pecah! Konser Panggung Rakyat Bongkar Tolak Koruptor dan Pelanggar HAM

Written by

in

7cloud.asia – Ribuan orang yang terdiri aktivis demokrasi dan anti korupsi, musisi, mahasiswa dan masyarakat biasa memadati konser Panggung Rakyat Bongkar digelar di Stadion Madya Senayan Jakarta, Sabtu (9/12/2023). 

Lewat konser  Panggung Rakyat Bongkar ini Mereka bertekad untuk bergerak bersama untuk melawan politik dinasti yang dipertontonkan Jokowi.

Konser Panggung Rakyat Bongkar ini digelar bertujuan, untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati setiap 9 Desember.

Konser Panggung Rakyat Bongkar ini menebalkan tekad untuk memerangi koruptor dan pelanggar HAM

Sejumlah tokoh Usman Hamid (Amnesty Internasional), Zoemrotin KS, Ikrar Nusa Bakti (pengamat politik UI), Dwi Rubyanti Kholifah (aktivis perempuan) turut berorasi di Konser “Panggung Rakyat Bongkar!”

Baca: Kritisi politik dinasti, Ketua BEM UI diintimidasi

Dari mahasiswa antara lain hadir Ketua BEM UI, Melki Sedek dan Ketua BEM Paramadina M Afiq dan perwakilan dari perguruan tinggi lainnya.

Sedangkan artis yang meramaikan Konser Panggung Rakyat Bongkar dengan tagline “Orasi Kebangsaan” dan “Konser Musik” itu adalah Once Mekel, Kotak, Pas Band, Endank Soekamti, Tony Q, Young Lex, Iwa K 

Dalam orasinya Usman Hamid mengatakan demokrasi Indonesia sedang mengalami represi dan regresi.

“Kebebasan berekspresi dikebiri, pengawasan oleh rakyat direduksi,” ujarnya.

Once mengatakan, bagi dirinya acara ini sangat dibutuhkan untuk merayakan Hari Antikorupsi dan merayakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia.

 

Ia menambahkan, acara ini digelar tanpa adanya unsur politik dan nonpartisan.

Baca: Demokrasi dipertaruhkan karena politik dinasti

Siapapun yang punya semangat untuk menyuarakan anti korupsi dan penegakan HAM, yang sampai saat ini masih belum sepenuhnya diselesaikan oleh pemerintah.

“Sebagai masyarakat, saya juga merasa terpanggil untuk menyuarakan dua pesan itu,” ungkap Once dalam konferensi persnya di Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

Once juga berharap, acara yang digelar ini bisa menjadi pengingat tentang bagaimana masyarakat berupaya untuk terus menyuarakan tentang arti pentingnya untuk menjauhi korupsi, serta terus menegakkan hak asasi.

“Musik itu bahasa yang paling fleksibel untuk kita menyuarakan segala sesuatu. Adanya konser ini, kita berharap banyak orang yang mau peduli atas penegakan hukum dan menjauhi korupsi,” tambahnya.

Mantan vokalis grup band Dewa itu juga menyebutkan, saat ini banyak masalah yang tengah terjadi di bangsa ini.

Baca: Maklumat Juanda sebut Jokowi ciderai cita-cita reformasi

Terlebih tentang masalah korupsi dan penegakan HAM yang masih belum sesuai keinginan masyarakat.

“Kita sendiri berharap kita terus bersama-sama menyelesaikan masalah ini agar bangsa dan negara ke depan bisa maju,” tandasnya.

Dalam konser ini, semua peserta yang malam itu mengenakan baju hitam mengucapkan sumpah rakyat untuk mewujudkan negara yang bebas penindasan.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *