Awas! Olahraga Berlebihan Bisa Bahayakan Kesehatan Jantung

Written by

in

7cloud.asia – Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, pakar menyarankan untuk banyak beraktivitas dan melakukan olahraga seara teratur. 

Namun, tahukah kamu melakukan olahraga yang berlebihan justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan bahkan dapat menyebabkan serangan jantung? 

Dilansir Hindustan Times, Rabu (22/11/2023), ahli jantung di Asian Heart Institute Mumbai Dr. Abhijit Borse mengatakan rutinitas olahraga yang ketat disarankan untuk mencapai kebugaran fisik puncak.

Namun olahraga yang melebihi takaran, secara tidak langsung dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk serangan jantung.

Olahraga, ujarnya, dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko obesitas, meningkatkan kadar kolesterol, dan memperkuat otot jantung. Meski demikian, ia mengingatkan untuk menjaga keseimbangannya.

Baca: Ini cara berolahraga di daerah dengan polusi udara tinggi

“Olahraga berlebihan, terjadi ketika seseorang melakukan olahraga yang intens dalam jangka waktu lama tanpa memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri,” kata Borse.

Kekhawatiran utama dari olahraga berlebihan, kata Borse, adalah ketegangan yang terjadi pada jantung.

Selama aktivitas fisik yang berat, jantung memompa lebih banyak darah untuk memasok oksigen dan nutrisi ke otot. 

Ini adalah respons normal terhadap olahraga, dan membantu meningkatkan kinerja jantung untuk menjadi lebih efisien.

Namun, jika olahraga dilakukan secara ekstrem, jantung bisa bekerja terlalu berat dan lelah, sehingga meningkatkan risiko kejadian buruk pada jantung.

Baca: Sering begadang dan jarang olahraga pertinggi risiko stroke

Salah satu kondisi umum yang terkait dengan olahraga berlebihan dikenal sebagai “jantung atlet” atau “remodeling jantung akibat olahraga”.

“Pada individu yang secara konsisten memaksakan tubuhnya hingga batas maksimal, jantung mengalami perubahan struktural untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan aliran darah,” jelasnya.

Ia melanjutkan, meskipun adaptasi ini umumnya tidak berbahaya pada atlet yang terlatih, namun dapat menjadi masalah bagi mereka yang berolahraga berlebihan tanpa bimbingan yang tepat atau pemulihan. 

Potensi risiko olahraga yang berlebihan menyebabkan peningkatan detak jantung yang terus-menerus, yang seiring waktu, dapat melemahkan otot jantung dan mengurangi kemampuannya untuk memompa secara efektif.

Selain itu, olahraga intens tanpa pemulihan yang memadai dapat memicu irama jantung yang tidak normal, seperti aritmia (fibrilasi atrium), yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah dan stroke.

Baca: Bahaya malas bergerak untuk kesehatan jantung

Olahraga berlebihan juga dapat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit jantung, terutama pada individu dengan faktor risiko yang sudah ada sebelumnya.

Olahraga berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat individu lebih rentan terhadap infeksi, yang secara tidak langsung dapat berdampak pada kesehatan jantung.

Menurutnya, kuncinya adalah menemukan keseimbangan yang sesuai dengan tingkat kebugaran dan tujuan individu serta melakukannya dalam jumlah sedang.

Beberapa tips penting yang diberikan Borse untuk menjaga jantung tetap aman adalah mendengarkan tubuh anda dengan memperhatikan tanda-tanda nyeri atau kelelahan. 

Ia juga menyarakan untuk melakukan variasi rutinitas latihan, jadwalkan hari istirahat teratur dan pertimbangkan untuk bekerja dengan pelatih untuk membantu membuat perencanaan olahraga.

Baca: Cara mengurangi risiko munculnya autoimun

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *