7cloud.asia – Rutinitas dan beban pekerjaan sering menjadi sumber stres paling kuat yang mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
Pendiri Stress Management Indonesia Coach Pris mengatakan, target yang berat, kondisi lingkungan, dan persaingan yang tidak sehat bisa memicu stres yang berdampak buruk pada kesehatan mental jika tak segera ditangani.
“Bila stres dan kesehatan mental tidak ditangani dengan tepat, kita akan menumpuk beban pikiran, mempercepat burnout, dan menambah beberapa masalah mental dan finansial,” kata Pris Jumat (5/10/2023) seperti dikutip Antaranews.com
Lantas bagaimana menangani stres akibat pekerjaan yang bisa mempengaruhi kesehatan mental?
Baca: Kurangi stres dengan menerapkan gaya hidup minimalis
Berikut Coach Priss memberikan lima cara untuk mengurangi stres dan mencegah burnout serta depresi tanpa bikin kantong kering:
1. Gaya hidup sehat
Kita bisa memulai untuk menjaga kesehatan mental dengan merawat diri sebaik mungkin yakni tidur cukup, makan makanan bergizi, dan cukup minum air.
Selain itu, berolahraga juga bisa membantu untuk lebih bugar dan fokus untuk menghadapi aktivitas lainnya.
Pris mengatakan, dengan menjaga diri lebih baik, pikiran menjadi lebih tenang dan tubuh juga akan terasa lebih segar.
Baca: Buang stres dengan jalani gaya hidup slow living
2. Bersosialisasi dan selalu bersyukur
Orang tidak harus menghadapi dan melakukan semua hal sendirian. Bila merasa beban emosi menumpuk, atau kelelahan akibat overthinking, kita bisa bercerita dan bersosialisasi dengan orang-orang terdekat.
Bantuan dan pengertian dari orang-orang yang dipercayai sangat berarti untuk kesehatan mental sekaligus menumbuhkan rasa bersyukur yang lebih dalam.
Selain itu, dengan selalu bersyukur orang bisa lebih menikmati dan menghayati hidup.
Baca: Gaya hidup konsumtif bisa bikin kamu stres
3. Praktikkan mindfulness dengan journaling
Kita bisa mempraktekkan mindfulness secara perlahan, misalnya mencoba journaling untuk mendokumentasikan hal-hal yang membuat hidupnya lebih bermakna.
Membuat jurnal juga dapat membantu meregulasi perasaan dan pikiran sehingga bisa menghindari overthinking, salah satu faktor burnout.
Di sisi lain, journaling juga bisa membantu kita untuk menulis lebih baik sekaligus melatih keterampilan pola pikir.
Baca: Cara sederhana memulai slow living
4. Mengurangi sumber stres
Sangat penting untuk mengurangi penyebab stres dan overthinking jika seseorang ingin menenangkan pikiran. Bila merasa lelah dengan hidup, pekerjaan, dan urusan lainnya, seseorang bisa beristirahat sejenak.
Seseorang tidak harus bekerja 24/7 dan overthinking banyak hal. Pekerjaan bisa menunggu setelah tubuh merasa lebih baik.
Pris berpendapat, seseorang tidak seharusnya mengorbankan kesehatan mental untuk pekerjaannya.
5. Nikmati hal-hal yang disukai
Pris mengatakan semua orang memiliki hobi yang mereka sukai dan dengan menikmati hobi, mereka akan merasa lebih menikmati hidup.
Baca: Kurangi stres dan kecemasan dengan meditasi
Jika belum punya hobi, seseorang bisa mencoba beberapa aktivitas luar ruangan seperti yoga atau jalan-jalan di alam terbuka. Selain itu, beberapa hobi bisa dilakukan di dalam rumah, seperti menonton film, melukis, dan masih banyak lainnya.
“Ingatlah bahwa kamu berarti dan kehidupan tidak akan selalu kelam dan sulit. Akan selalu ada harapan dan hal-hal baik yang terjadi pada dirimu,” kata Pris.
Pris mengatakan, dengan menjaga kesehatan mental dan fisik, seseorang bisa belajar untuk menyayangi diri sendiri dan menghargai kehidupan.
“Bila kamu pernah memiliki bayang-bayang untuk mengakhiri hidupmu sendiri, ingatlah bahwa kamu tidak sendirian dan kehidupan yang kamu miliki sangatlah berharga, tetaplah jalani hidup walaupun hidup terkadang berat dan pahit,” pungkasnya.
Baca juga: Pentingnya edukasi dan literasi kripto untuk kurangi stres

Leave a Reply